Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat memberikan kuliah perdana dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Unusa di Dyandra Convention Center Surabaya. (Dok. Humas Pemprov)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat memberikan kuliah perdana dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Unusa di Dyandra Convention Center Surabaya. (Dok. Humas Pemprov)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengingatkan mahasiswa baru Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) agar mulai mempersiapkan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan itu disampaikan Emil saat memberikan kuliah perdana dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru Unusa di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (7/9/2026).

Emil mengangkat tema “Naik Level, Menjadi Generasi Pembelajar, Penggerak, dan Pemberi Dampak Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurutnya, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar target yang masih jauh. Masa depan Indonesia justru mulai dibentuk sejak mahasiswa memasuki bangku kuliah.

“Ketika Indonesia memasuki 2045, usia mahasiswa yang baru kuliah di tahun 2026 sekitar 37-38 tahun. Pada usia tersebut, kalian diharapkan sudah menjadi profesional, inovator hingga pemimpin yang ikut menentukan arah bangsa,” kata Emil dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Dia mengatakan, mahasiswa akan menghadapi perubahan dunia yang berlangsung cepat. Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), transformasi digital, perubahan ekonomi, hingga persoalan iklim dan kesehatan akan turut memengaruhi dunia kerja.

Karena itu, Emil meminta mahasiswa tidak hanya mengejar kemampuan akademik. Ada tiga fondasi yang perlu diperkuat, yakni kapasitas, karakter, dan kontribusi.

“Kapasitas untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan. Karakter menjadi fondasi integritas, disiplin, empati, dan tanggung jawab. Sedangkan kontribusi membuat ilmu yang dimiliki tidak berhenti untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Emil juga menyebut Jawa Timur dapat menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi. Beragam persoalan di masyarakat dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan dan inovasi.

Mulai dari sektor kesehatan, UMKM, lingkungan, pangan, pendidikan, hingga literasi digital, menurut Emil, bisa menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkarya.

BACA JUGA  Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Dia menegaskan mahasiswa tidak perlu menunggu hingga lulus untuk memberikan dampak. Kontribusi terhadap masyarakat dapat dimulai sejak berada di bangku kuliah.

“Indonesia Emas 2045 tidak dimulai dua puluh tahun lagi, tetapi dimulai hari ini,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp