Lamongan – Anggota DPD RI Lia Istifhama mendorong Universitas Tarbiyatut Tholabah (UNITABAH) Lamongan memperkuat peran pendidikan dalam mencetak generasi unggul, khususnya bagi masyarakat pesisir.
Hal itu disampaikan Senator Lia saat menghadiri Launching dan Simposium Transformasi UNITABAH di Desa Kranji, Kecamatan Paciran, Lamongan, Senin (24/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Senator Lia menyampaikan pidato kebangsaan terkait peran strategis perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan peradaban bangsa.
Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam membentuk karakter dan kapasitas generasi penerus. Menurutnya, transformasi UNITABAH menjadi universitas harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan kompetensi mahasiswa.
“Pendidikan memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa. Saya berharap UNITABAH dapat menjadi penguat pendidikan bagi masyarakat pesisir melalui pembentukan karakter kepemimpinan, literasi hukum, serta literasi digital bagi mahasiswa sebagai bekal menjadi generasi pemimpin bangsa,” ujar Lia dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Senator Lia mengatakan, alih status UNITABAH menjadi universitas menjadi momentum penting untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat di kawasan Pantura Lamongan.
Menurutnya, pengembangan institusi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan status kelembagaan. Namun, juga harus dibarengi dengan komitmen menciptakan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan perubahan zaman.
Transformasi tersebut juga dinilai tetap sejalan dengan karakter UNITABAH yang memiliki akar kuat dalam tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman.
Sementara, Rektor UNITABAH Dr. Alimul Muniroh, M.Ed. mengatakan perubahan status tersebut bukan sekadar seremoni. Menurutnya, status sebagai universitas justru membawa tanggung jawab akademik dan sosial yang lebih besar.
“Peresmian ini bukan sekadar perayaan kelahiran universitas, melainkan peneguhan atas proses panjang yang telah dilalui. Status universitas membawa tanggung jawab untuk memperkuat integrasi keilmuan, membangun daya saing global, serta tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Alimul.
Dia menegaskan, nilai-nilai pesantren dan keislaman akan tetap menjadi fondasi dalam pengembangan UNITABAH.
“Di tengah langkah maju tersebut, nilai-nilai pesantren dan keislaman tetap menjadi roh dan fondasi UNITABAH,” imbuhnya.
Transformasi UNITABAH menjadi universitas diharapkan dapat memperluas kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat pesisir Lamongan. Selain memperkuat kualitas akademik, keberadaan universitas juga diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif di tengah tantangan global.
Bagi Senator Lia, penguatan pendidikan di kawasan pesisir menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter kepemimpinan, pemahaman hukum, serta kecakapan digital.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful