5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kemkomdigi Perkuat Jaringan Telekomunikasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Kamis, 10 September 2026 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Dok. Komdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Dok. Komdigi)

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyampaikan keprihatinan atas hilang kontaknya rombongan jurnalis yang tengah meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda. Kemkomdigi mendukung operasi pencarian dengan memperkuat kualitas telekomunikasi di sekitar lokasi.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak masyarakat mendoakan lima jurnalis dan tiga kru speedboat yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).

“Kami turut merasakan kekhawatiran keluarga, rekan-rekan pers, dan seluruh masyarakat. Doa kami menyertai M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, Donal Husni, serta seluruh awak kapal yang berada dalam rombongan tersebut. Semoga seluruhnya dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Meutya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Lima jurnalis dan tiga kru speedboat tersebut hilang kontak di perairan Selat Sunda saat hendak meliput aktivitas GAK pada Senin (7/9) siang. Komunikasi dengan rombongan terputus tak lama setelah mereka berangkat.

Hingga Rabu siang, keberadaan rombongan tersebut belum diketahui. Operasi SAR gabungan pun dilakukan untuk mencari mereka. Meutya mengatakan Kemkomdigi terus berkoordinasi dengan Basarnas selaku otoritas pencarian dan pertolongan. Koordinasi juga dilakukan dengan TNI, Polri, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, serta pihak terkait lainnya.

“Koordinasi dilakukan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan memastikan informasi mengenai perkembangan situasi dapat disampaikan secara tepat dan terverifikasi,” jelas Meutya, dikutip dari laman resmi Kemkomdigi, Kamis (10/9/2026).

Dari sisi komunikasi dan digital, Kemkomdigi berkoordinasi dengan operator telekomunikasi untuk memastikan dukungan konektivitas dalam operasi pencarian dan pertolongan.

BACA JUGA  Maulidurrasul dan Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Dorong Perempuan Jadi Penggerak Perdamaian

“Melalui Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Kemkomdigi juga memberi dukungan upaya pencarian rombongan wartawan dengan penguatan kualitas telekomunikasi di wilayah sekitar Selat Sunda,” ungkapnya.

“Kemkomdigi akan terus mengevaluasi kebutuhan dukungan jaringan sesuai perkembangan operasi di lapangan,” lanjut Meutya.

Meutya yang pernah berprofesi sebagai jurnalis juga mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan jurnalistik, terutama ketika peliputan dilakukan di wilayah yang memiliki potensi bahaya bencana.

“Karena itu, kami mengimbau seluruh insan pers maupun masyarakat untuk mematuhi batas aman dan arahan otoritas terkait, tidak mendekati kawasan berbahaya, serta memperhatikan perkembangan cuaca, kondisi laut, dan aktivitas vulkanik sebelum melakukan kegiatan di lapangan,” imbaunya.

Dia juga meminta masyarakat menyaring informasi terkait hilang kontaknya rombongan jurnalis di perairan Selat Sunda. Masyarakat diminta memperoleh dan menyebarkan informasi dari sumber resmi dan terverifikasi.

“Kami mendorong masyarakat untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi yang berasal dari sumber resmi dan terverifikasi, antara lain Basarnas, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, serta otoritas terkait lain,” terangnya.

Kemkomdigi meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, termasuk dugaan mengenai kondisi korban, lokasi keberadaan rombongan, maupun perkembangan operasi pencarian.

“Kemudian, tidak membuat atau menyebarkan spekulasi, konten yang menyesatkan, hoaks, maupun informasi yang dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat,” tambah Meutya.

Kemkomdigi juga meminta masyarakat memberikan ruang dan dukungan kepada keluarga serta tim SAR agar proses pencarian dapat berjalan dengan tenang. Fokus utama saat ini, kata Meutya, adalah keselamatan seluruh korban dan kelancaran operasi pencarian.

“Kemkomdigi akan terus memantau perkembangan informasi di ruang digital dan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga serta pihak terkait,” sebut Meutya.

BACA JUGA  Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Penerbangan, 4 Bandara Ditutup Sementara

Menurutnya, informasi resmi akan disampaikan melalui kanal komunikasi pemerintah. Masyarakat juga diminta bersama-sama menjaga ruang informasi tetap tenang, akurat, dan bertanggung jawab.

“Yang paling utama saat ini adalah mendoakan keselamatan seluruh rekan jurnalis dan awak kapal, serta mendukung upaya pencarian agar mereka dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Khofifah Ajak IKA UNAIR Kaltara Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Maulidurrasul dan Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Dorong Perempuan Jadi Penggerak Perdamaian
8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Penerbangan, 4 Bandara Ditutup Sementara
Bertemu Dubes AS untuk ASEAN, Presiden Prabowo Dorong Kerja Sama dan Stabilitas Kawasan
Presiden Prabowo Bahas Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN, 290 Perusahaan Ditutup
BGN Targetkan 72,4 Juta Penerima MBG pada 2027, Anggaran Rp373,3 Miliar Disiapkan
BGN Suspend Berat SPPG Talangagung Kalitengah Sidoarjo dan Copot Kepala Dapur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:25 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Kemkomdigi Perkuat Jaringan Telekomunikasi

Rabu, 9 September 2026 - 21:42 WIB

Khofifah Ajak IKA UNAIR Kaltara Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Rabu, 9 September 2026 - 21:36 WIB

Maulidurrasul dan Harlah ke-80 Muslimat NU, Khofifah Dorong Perempuan Jadi Penggerak Perdamaian

Senin, 7 September 2026 - 16:26 WIB

8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini Daftarnya

Senin, 7 September 2026 - 11:58 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Penerbangan, 4 Bandara Ditutup Sementara

Berita Terbaru

WhatsApp