Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama saat menjadi dosen tamu dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Al Hikmah Indonesia di Tuban. (dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama saat menjadi dosen tamu dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Al Hikmah Indonesia di Tuban. (dok. Istimewa)

Tuban – Generasi Z (Gen Z) diminta tidak alergi terhadap politik. Anak muda justru didorong berani menyuarakan aspirasi secara kritis, tetapi tetap santun dan menawarkan solusi.

Pesan itu disampaikan Anggota DPD RI Dr Lia Istifhama saat menjadi dosen tamu dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Al Hikmah Indonesia di Tuban, Sabtu (5/9/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa baru, senator asal Jawa Timur yang akrab disapa Ning Lia itu membawakan materi bertajuk “Meritokrasi sebagai Pilar Kampus Berdampak dan Berdaya Saing Global”.

Ning Lia menekankan, kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari jabatan yang dimiliki. Menurut dia, seorang pemimpin harus mampu menunjukkan tindakan nyata dan memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.

“Jadilah pribadi yang berperan, jangan sampai baperan,” cetus Ning Lia.

Memasuki era digital, Ning Lia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai ruang menyampaikan aspirasi dan mengawal berbagai persoalan sosial.

Namun, dia mengingatkan agar keberanian bersuara tidak berubah menjadi sekadar upaya mencari popularitas. Kritik, kata Ning Lia, harus disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi.

“Bila ada sebuah permasalahan, speak up melalui media sosial boleh dan sangat boleh. Tapi jangan menjadikan momen tersebut untuk viral atau tenar yang justru berpotensi menjatuhkan pihak lain. Yang harus dilakukan tetap speak up namun memberikan solusi,” tegasnya.

Ning Lia juga mengingatkan mahasiswa bahwa Indonesia merupakan negara hukum yang berlandaskan konstitusi atau nomokrasi.

Dalam sistem demokrasi, lanjut dia, tidak semua aspirasi masyarakat bisa langsung diwujudkan. Setiap gagasan harus melewati proses pembahasan hingga pengambilan keputusan melalui mekanisme yang berlaku.

Karena itu, mahasiswa diminta tidak patah semangat ketika aspirasi yang disampaikan belum sepenuhnya terakomodasi.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Senator Lia kemudian mengajak generasi muda lebih melek politik. Dia memberikan ilustrasi tentang sebuah negara yang generasi mudanya enggan terlibat dalam politik karena merasa kondisi negaranya sudah sejahtera.

Akibatnya, ruang politik dan kursi parlemen di negara tersebut justru diisi kelompok migran.

“Terus pemuda bangsa jadi apa? Apakah rela parlemen Indonesia diisi oleh orang migran? Makanya pemuda Indonesia harus jadi pemuda yang melek politik agar kursi legislatif tetap diisi oleh para pemuda Indonesia,” ujar Ning Lia.

Menurut dia, keterlibatan anak muda dalam politik bukan semata soal mengejar jabatan. Lebih dari itu, partisipasi politik diperlukan agar generasi muda ikut menentukan arah kebijakan bangsa.

Dalam sesi tanya jawab, salah seorang mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah, Ali Usman, menanyakan cara menghadapi sentimen negatif maupun keraguan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat di DPR dan DPD.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ning Lia menjelaskan bahwa anggota legislatif memiliki kewajiban melaksanakan masa reses dengan turun langsung menemui masyarakat di daerah pemilihan (dapil).

Reses menjadi ruang bagi wakil rakyat untuk mendengarkan keluhan, kebutuhan, sekaligus masukan dari masyarakat secara langsung.

Aspirasi yang dihimpun tersebut kemudian menjadi bahan untuk dirumuskan dalam Pokok Pikiran (Pokir), dibawa dalam pembahasan di lembaga legislatif, serta ditindaklanjuti dengan pemerintah daerah sesuai kewenangan.

“Reses itu menjadi bagian dari pertanggungjawaban moral dan politik wakil rakyat kepada masyarakat,” jelasnya.

Paparan Ning Lia mendapat sambutan hangat dari ratusan mahasiswa Universitas Al Hikmah Indonesia. Sebelum meninggalkan ruangan, para mahasiswa bahkan memberikan love sign kepada senator perempuan tersebut.

Sementara itu, Rektor Universitas Al Hikmah Indonesia Tuban, Dr Laily Hidayati, S.Psi, M.Psi, Psikolog, mengatakan pihaknya kembali mengundang Ning Lia sebagai pembicara dalam PBAK tahun ini bukan tanpa alasan.

BACA JUGA  Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Menurut Laily, Ning Lia merupakan sosok yang konsisten memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan serta mampu menghadirkan inspirasi bagi mahasiswa.

“Kami melihat Ning Lia memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan dan mampu memberikan inspirasi nyata bagi mahasiswa,” ungkapnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

WhatsApp