Detik-detik Pengumuman SPMB, Senator Lia Istifhama Minta Sekolah Respons Cepat Keluhan Siswa

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Jawa Timur terus berjalan dengan pengawasan ketat guna memastikan proses yang objektif dan transparan. Di tengah tahapan seleksi, sejumlah dinamika di lapangan menjadi perhatian, salah satunya terkait perbedaan data nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dialami salah satu calon siswa di Surabaya.

Orang tua siswa tersebut menyampaikan bahwa nilai TKA anaknya sempat tercatat 80, namun kemudian mengalami penyesuaian oleh pihak sekolah. Pihak sekolah pun telah memberikan penjelasan bahwa perubahan tersebut terjadi karena adanya kekeliruan saat proses input data. Saat ini, komunikasi antara orang tua dan sekolah masih berlangsung untuk memastikan kejelasan data yang digunakan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPD RI Provinsi Jawa Timur Dr. Lia Istifhama, S.Sos.I., S.Sos., S.H.I., M.E.I., mendorong agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani secara cepat dan tepat oleh pihak sekolah maupun instansi terkait. Menurutnya, hasil TKA memiliki peran penting dalam SPMB, khususnya pada jalur prestasi, sehingga keakuratan data menjadi hal yang sangat krusial.

“Hasil TKA berhubungan erat dengan penerimaan SPMB jalur prestasi. Karena itu, jika ada persoalan data, saya berharap segera diperbaiki sesuai kondisi yang sebenarnya,” ujar Lia.
Ia menekankan pentingnya respons cepat mengingat pendaftaran SPMB tahap II jenjang SMA/SMK akan ditutup pada 18 Juni 2026 pukul 21.00 WIB, Rabu (17/6/2026).

“Kita sedang berpacu dengan waktu. Solusi harus cepat, tepat, dan tetap mengedepankan prinsip objektivitas serta transparansi, sehingga tidak merugikan peserta didik dan kepercayaan publik tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur, sebanyak 31.443 calon murid SMA dan 10.506 calon murid SMK telah diterima pada pilihan sekolah pertama.

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa sistem seleksi jalur domisili tahun ini tidak hanya mempertimbangkan jarak tempat tinggal, tetapi juga mengutamakan nilai akhir gabungan rapor dan TKA. Selain itu, faktor usia dan waktu pendaftaran juga menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.

Ia menambahkan, calon murid yang belum diterima pada tahap pertama masih memiliki peluang pada tahapan berikutnya.

“Masih ada tahap 2 melalui jalur afirmasi, prestasi hasil lomba, dan mutasi. Selain itu, tersedia tahap 3 dan tahap 4 melalui jalur prestasi nilai akademik untuk SMA maupun SMK,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Jawa Timur juga mencatat masih terdapat kuota yang belum terpenuhi di 284 SMA Negeri dan 47 SMK Negeri. Kekurangan tersebut akan diisi melalui mekanisme pemenuhan kuota pada tahap selanjutnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya memastikan pelaksanaan SPMB jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan sesuai tahapan. Saat ini, proses masih berada pada fase verifikasi dan validasi data calon murid.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyampaikan bahwa seluruh data diperiksa secara menyeluruh guna menjamin proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Verifikasi mencakup berbagai dokumen, mulai dari data kependudukan, jalur afirmasi, mutasi, hingga sertifikat prestasi. Pemeriksaan dilakukan secara detail agar seluruh persyaratan terpenuhi sesuai ketentuan.

Selain itu, Dispendik Surabaya juga terus mengoptimalkan layanan pendampingan melalui posko SPMB yang tersedia di seluruh SD dan SMP Negeri serta kantor Dispendik. Posko ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkonsultasi maupun memperoleh bantuan teknis selama proses berlangsung.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp