Wagub Emil Bahas Kerja Sama KCL Singosari dan Proyek LRT Surabaya dengan Minister Counsellor For Development UK

Belum ada data penulis & editor

- Author

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima Minister Counsellor for Development dari Kedutaan Besar Inggris (FCDO), Peter Rajadiston di Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima Minister Counsellor for Development dari Kedutaan Besar Inggris (FCDO), Peter Rajadiston di Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan Surabaya. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menerima Minister Counsellor for Development dari Kedutaan Besar Inggris (FCDO), Peter Rajadiston di Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan Surabaya, Senin (9/3/2026).

Dalam pertemuan perdana tersebut, keduanya membahas percepatan berbagai proyek kerja sama internasional antara Jatim dan Inggris yang merupakan tindak lanjut konkret dari kesepakatan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari 2026 lalu. Yang mana, fokus utamanya adalah penguatan sektor pendidikan tinggi dan modernisasi transportasi perkotaan, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dalam sektor pendidikan, Wagub Emil mengapresiasi keberhasilan program Pascasarjana King’s College London (KCL) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari Malang yang kini tengah bersiap memasuki angkatan ketiga.

“Ini konsep yang juga dikerjasamakan dengan berbagai instansi termasuk dengan LPDP. Harapannya adalah bisa menjangkau lebih banyak generasi muda yang potensial di Indonesia untuk menempuh pendidikan berkelas dunia tanpa perlu meninggalkan tanah air sepenuhnya,” ungkap Emil Dardak dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/3/2026).

Keberhasilan model ini disebutnya mendorong adanya rencana ekspansi oleh Presiden Prabowo baik dalam bentuk penambahan jurusan maupun pengembangan kampus.

“Jadi ini tentu berdampak juga pada kemajuan ekonomi daerah dan lokal,” imbuhnya.

Beralih ke sektor infrastruktur, fokus utama pertemuan Jatim-Inggris terletak pada pengembangan sistem transportasi kereta api urban di Surabaya. Berbeda dengan proyek Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang merupakan peningkatan jalur existing, kerja sama dengan Pemerintah Inggris ini akan mengkaji pembangunan jalur kereta baru.

Dimana, studi-studi yang dilakukan telah mengidentifikasi rute-rute strategis yang selama ini belum terjangkau, khususnya untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat dari wilayah Barat menuju Timur Surabaya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

“Tadi disampaikan hasil pertemuan juga dengan Pak Wali Kota Surabaya, menunjukkan ada rute yang belum terisi selama ini. Salah satunya dari Barat ke arah Timur. Nah ini yang sudah dikaji melalui proses pembahasan yang cukup panjang,” jelasnya.

Wagub menjelaskan bahwa hasil kajian teknis saat ini mulai mengerucut pada opsi penggunaan moda Light Rail Transit (LRT). Pemilihan LRT dinilai paling ideal bagi karakter mobilitas di Kota Surabaya karena sistemnya yang lebih ringkas dan efisien untuk kawasan perkotaan yang padat.

Selain aspek teknis rute, pertemuan tersebut juga mendalami konsep pengelolaan transportasi aglomerasi yang terintegrasi. Dimana, konsep itu telah berjalan di wilayah Inggris.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa bahkan disebutnya secara khusus telah menaruh perhatian pada model Transport for London (TfL) yang sukses mengelola transportasi di wilayah Greater London. Konsep serupa ingin diadaptasi untuk wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik) agar seluruh stakeholders mulai dari KAI, Dinas Perhubungan, hingga kepolisian dapat terintegrasi dalam satu sistem manajemen yang padu.

“Yang menarik juga adalah Ibu gubernur berkomunikasi dengan TFL. Kita punya Surabaya, Sidoarjo, Gresik yang nyambung langsung. Tetapi bagaimana aglomerasi transportasi ini dikelola dengan baik Ini salah satu yang juga kita bahas,” jelasnya.

Di akhir, Wagub Emil juga menyadari bahwa pembangunan transportasi publik berskala besar memerlukan komitmen fiskal yang kuat dan berkelanjutan. Untuk itu, ia menegaskan bahwa proyek kereta api urban tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pihak swasta, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai kondisi fiskal jangka panjang, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kota.

“Ini masih melakukan penajaman studi teknisnya. Model pengerjaannya seperti apa ini kita ingin bahas dulu dengan pemerintah pusat karena tentu harus ada komitmen fiskal,” pungkasnya.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Sementara itu, Minister Counsellor for Development dari Kedutaan Besar Inggris (FCDO), Peter Rajadiston mengatakan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo ke UK pada Januari lalu.

Ia mengaku sangat senang bisa bertemu dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Emil Dardak. Melalui pertemuan ini, ia sangat berharap agar dapat memperkuat kerjasama antara Jatim dan Inggris utamanya di sektor infrastruktur perkotaan utamanya di Kota Surabaya dan sekitaranya di Jatim.

“Saya sangat menantikan kolaborasi yang akan berlanjut untuk memastikan bahwa kita memiliki infrastruktur urban yang berkembang di Kota Surabaya dan sekitarnya,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga
Tunggakan Jukir Tembus Rp900 Juta, Dishub Sidoarjo Ancam Pecat Petugas yang Membandel
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Berita Terbaru

WhatsApp