Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga. (Dok.Humas Pemprov)

Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga. (Dok.Humas Pemprov)

Surabaya – Pertamina Patra Niaga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur dalam kondisi aman. Meski demikian, percepatan distribusi terus dilakukan untuk mengantisipasi antrean dan kekosongan stok di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada jam-jam tertentu.

Kepastian tersebut disampaikan dalam rapat pengendalian dan pemantauan kelancaran penyaluran BBM dan LPG di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (16/10/2026) malam.

Berdasarkan data Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus per 16 Oktober 2026, stok Pertalite tercatat sekitar 35 ribu kiloliter (KL), Pertamax 10 ribu KL, dan Biosolar 35 ribu KL.

Sementara itu, proyeksi stok untuk periode 16–31 Oktober 2026 berada pada kisaran 145–150 ribu KL untuk Pertalite, 110–115 ribu KL untuk Pertamax, serta 140–160 ribu KL untuk Biosolar.

Meski ketersediaan BBM dinyatakan aman, pemerintah tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi di sejumlah SPBU. Emil mengatakan, deteksi dini dilakukan untuk mengidentifikasi titik-titik yang mengalami antrean maupun kekosongan stok pada waktu tertentu.

“Kita mencoba deteksi dini di beberapa titik. Memang ada kecenderungan antrean dan juga ada kecenderungan di SPBU tertentu stoknya tidak ada pada jam tertentu,” kata Emil dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).

Menurutnya, persoalan di lapangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga kelancaran distribusi dari terminal BBM menuju SPBU. Karena itu, koordinasi dengan Pertamina terus diperkuat agar pasokan dapat segera disalurkan ke lokasi yang membutuhkan.

“Yang kita pastikan adalah distribusi ke SPBU terus kita dorong agar berjalan lancar. Ketika ada SPBU yang mengalami kekosongan pada jam tertentu, pasokan harus segera diupayakan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Untuk mempercepat penyaluran, Pertamina telah menambah waktu operasional terminal BBM dan armada angkutan. Sejak pekan pertama Oktober, operasional terminal yang sebelumnya berlangsung selama 12 jam ditingkatkan menjadi 24 jam.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Selain itu, sebanyak 21 unit armada angkutan tambahan dengan kapasitas total sekitar 860 KL disiapkan untuk mempercepat distribusi, terutama ke wilayah yang sulit dijangkau.

Pertamina juga mengoptimalkan jaringan terminal dan jalur distribusi agar pasokan dari wilayah lain dapat dimanfaatkan ketika terjadi kendala di SPBU tertentu.

Jaringan distribusi BBM di Jawa Timur terhubung dengan terminal di Boyolali dan Semarang, Jawa Tengah. Sementara di Jawa Timur, terminal BBM berada di Tuban, Madiun, Camplong, Tanjungwangi, Malang, dan Surabaya.

Konektivitas tersebut memungkinkan pengiriman melalui jalur darat maupun laut. Khusus pasokan dari Tuban ke Surabaya, distribusi juga dapat dilakukan melalui pipa dan kereta api.

“Jadi, ada beberapa jalur yang bisa dimanfaatkan untuk memastikan pasokan BBM sampai ke SPBU,” jelasnya.

Upaya pengalihan pasokan juga dilakukan secara langsung ke SPBU yang membutuhkan. Dari Fuel Terminal Tuban, misalnya, BBM disalurkan ke delapan SPBU dengan volume sekitar 150 KL. Sementara dari Fuel Terminal Madiun, pasokan dialihkan ke 26 SPBU dengan volume sekitar 350 KL.

Di sisi lain, Pjs. Executive General Manager (EGM) Regional Jatimbalinus, Melissa Yolanda, menegaskan bahwa stok BBM di Jawa Timur tetap aman. Ia mengakui situasi global sempat memengaruhi kelancaran distribusi, tetapi Pertamina terus berupaya memulihkan penyaluran agar kembali normal.

“Stok BBM kami pastikan aman. Hari ini dan besok, insyaallah, ada tiga kapal yang siap bongkar sehingga stok akan meningkat,” kata Melissa.

Ia menambahkan, pasokan dari Jawa Tengah turut mendukung upaya menjaga kelancaran distribusi BBM di Jawa Timur. Pertamina juga memprioritaskan penyaluran ke SPBU yang mengalami kendala agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Berdasarkan data penyaluran sepanjang 2026, rata-rata distribusi harian Pertalite di Jawa Timur mencapai 10.953 KL. Adapun rata-rata penyaluran Solar atau Biosolar tercatat sebesar 7.317 KL per hari.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Penyaluran akan kami prioritaskan kepada masyarakat, terutama SPBU yang membutuhkan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Tunggakan Jukir Tembus Rp900 Juta, Dishub Sidoarjo Ancam Pecat Petugas yang Membandel
APBDes 2026 Belum Ditetapkan, Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Soroti Polemik Desa Mliriprowo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan

Berita Terbaru

WhatsApp