Tunjangan Guru Honorer Naik Rp2 Juta, Puguh DPRD Jatim: Jangan Berhenti sebagai Program Sesaat

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menaikkan tunjangan guru non-ASN atau honorer dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi kabar baik yang telah lama dinantikan para tenaga pendidik. Terlebih, pemerintah juga mengatur penyaluran gaji dan tunjangan guru langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Saya mengapresiasi langkah Presiden yang memberikan peningkatan tunjangan kepada para guru. Untuk guru ASN diberikan sebesar gaji pokok, sementara guru non-ASN naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta per bulan. Ini tentu menjadi kabar yang selama ini ditunggu-tunggu oleh para tenaga pendidik di seluruh Indonesia,” kata Puguh, Sabtu (13/6/2026).

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim itu menegaskan guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, peningkatan kesejahteraan guru harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau kita ingin kualitas pendidikan meningkat, maka salah satu syarat utamanya adalah memastikan guru hidup sejahtera,” ujarnya.

Meski mengapresiasi kebijakan tersebut, Puguh mengingatkan agar kenaikan tunjangan tidak hanya menjadi program sesaat. Ia berharap pemerintah memiliki komitmen jangka panjang untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru.

“Kebijakan ini jangan sampai hanya sekadar untuk meredam isu tertentu. Harus dipastikan bahwa kebijakan ini lahir dari niat yang tulus untuk mensejahterakan guru,” tegasnya.

Legislator PKS dari daerah pemilihan Malang Raya itu juga berharap publik tidak melihat kebijakan tersebut sebagai upaya mengalihkan perhatian dari persoalan lain yang sedang berkembang.

“Saya berharap pemerintah memang sungguh-sungguh hadir untuk meningkatkan kesejahteraan guru, karena itu merupakan kebutuhan riil yang sudah lama dirasakan para tenaga pendidik,” katanya.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Puguh menilai peningkatan kesejahteraan guru akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, guru dinilai dapat lebih fokus menjalankan tugas mendidik generasi bangsa.

“Tujuannya harus jelas, yakni meningkatkan kapasitas ekonomi para guru agar mereka bisa lebih fokus dalam aktivitas belajar mengajar. Setelah guru sejahtera, barulah kita bisa berbicara lebih jauh tentang peningkatan kompetensi dan kualitas pendidikan,” jelasnya.

Ia pun berharap kenaikan tunjangan guru memiliki kepastian dan keberlanjutan sebagai program permanen pemerintah.

“Yang dibutuhkan para guru di lapangan adalah kepastian dan keberlanjutan dalam peningkatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Puguh optimistis penguatan kesejahteraan guru secara konsisten akan berdampak pada peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Ketika guru sejahtera, mereka bisa lebih fokus mendidik. Dari situlah kualitas pendidikan akan meningkat dan tujuan mencetak generasi unggul dapat diwujudkan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp