Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas saat menjadi narasumber workshop “Sinergitas Media Digital untuk Jejak Majapahit yang Mendunia di Kominfo Malang Kota. (Dok. Istimewa)

Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas saat menjadi narasumber workshop “Sinergitas Media Digital untuk Jejak Majapahit yang Mendunia di Kominfo Malang Kota. (Dok. Istimewa)

Malang – Perkembangan artificial intelligence (AI) tidak boleh hanya dimanfaatkan untuk membuat konten. Teknologi tersebut dinilai harus digunakan secara kritis, etis, dan kreatif untuk memperkuat potensi daerah, termasuk memperkenalkan jejak sejarah Majapahit ke panggung dunia.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Jawa Timur dari Dapil Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas saat menjadi narasumber workshop “Sinergitas Media Digital untuk Jejak Majapahit yang Mendunia” bertemakan “Transformasi di Era Digital 5.0: Pemanfaatan Artificial Intelligence Secara Kritis, Etis dan Kreatif”.

Kegiatan yang digelar Kominfo Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti sekitar 100 pegiat media sosial Kota Malang, Senin (24/8/2026) kemarin.

Puguh mengatakan, penggunaan AI harus dibarengi kemampuan memeriksa kebenaran informasi, menjaga privasi, mencegah diskriminasi, serta mendorong lahirnya gagasan dan solusi baru.

“AI harus dimanfaatkan secara kritis, etis, dan kreatif. Jangan sampai kita hanya menjadi pengguna, tetapi tidak memahami risiko dan tanggung jawab di balik teknologi tersebut,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).

Menurut Puguh, perkembangan AI berlangsung sangat cepat. Ia mengutip The 2025 AI Index Report dari Stanford HAI yang mencatat 78 persen organisasi telah menggunakan AI pada 2024. Angka tersebut meningkat dibandingkan 55 persen pada 2023.

Perkembangan AI, lanjut dia, juga membawa perubahan terhadap dunia kerja. Berdasarkan data yang dikutip dari International Labour Organization (ILO), sekitar satu dari empat pekerja di dunia berada pada pekerjaan yang memiliki tingkat paparan terhadap AI generatif.

“Dampak yang paling mungkin bukan seluruh pekerjaan hilang, tetapi tugas-tugas dalam pekerjaan akan berubah. Karena itu, masyarakat harus menyiapkan kompetensi baru,” jelasnya.

Puguh menilai Jawa Timur memiliki peluang besar memanfaatkan AI untuk mendukung berbagai sektor, mulai pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pelayanan publik.

Menurutnya, teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan generasi muda dan pegiat media sosial untuk mengemas sejarah serta budaya Majapahit menjadi konten digital yang menarik dan mudah diterima masyarakat global.

“AI bagi kebijakan publik bukan sekadar membuat layanan pemerintah lebih modern. AI harus membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih akurat, meningkatkan daya saing kota pendidikan, dan menyelesaikan persoalan masyarakat secara kreatif serta inklusif,” tegasnya.

Puguh berharap kolaborasi antara pemerintah, pegiat media sosial, komunitas kreatif dan masyarakat dapat menghasilkan konten digital berkualitas.

“Konten tersebut diharapkan mampu memperkenalkan jejak sejarah dan budaya Majapahit secara lebih luas, bukan hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga menembus panggung dunia,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD RI Lia Istifhama Ajak UMKM Surabaya Manfaatkan AI, Perkuat Konvergensi Digital
Hebat! Ratusan Ribu Warga Surabaya Kini Beralih ke IKD, Disdukcapil Terus Perluas Layanan Digital
Surabaya Dipilih Jadi Percontohan Perlinsos Digital, Verifikasi Data Bansos Lebih Efisien
Gubernur Khofifah Buka Surabaya Hospital Expo XX 2026, Rumah Sakit Jatim Didorong Adaptif AI dan Teknologi Kesehatan
Gubernur Khofifah Bangga Karya Inovatif Siswa SMK Jatim, Kendaraan Listrik Jadi Sorotan Hardiknas 2026
Gandeng Utomo Charge Plus, Pemkot Surabaya Bangun 5 SPKLU di Titik Strategis
Lia Istifhama Tekankan Pentingnya Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Produksi Pertanian
80% Anak Indonesia Sudah Online, Menkomdigi Meutya: Platform Digital Wajib Lindungi Anak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia

Senin, 27 Juli 2026 - 18:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama Ajak UMKM Surabaya Manfaatkan AI, Perkuat Konvergensi Digital

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:18 WIB

Hebat! Ratusan Ribu Warga Surabaya Kini Beralih ke IKD, Disdukcapil Terus Perluas Layanan Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:31 WIB

Surabaya Dipilih Jadi Percontohan Perlinsos Digital, Verifikasi Data Bansos Lebih Efisien

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:04 WIB

Gubernur Khofifah Buka Surabaya Hospital Expo XX 2026, Rumah Sakit Jatim Didorong Adaptif AI dan Teknologi Kesehatan

Berita Terbaru

WhatsApp