Gubernur Khofifah Bangga Karya Inovatif Siswa SMK Jatim, Kendaraan Listrik Jadi Sorotan Hardiknas 2026

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Bangga Karya Inovatif Siswa SMK Jatim, Kendaraan Listrik Jadi Sorotan Hardiknas. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Khofifah Bangga Karya Inovatif Siswa SMK Jatim, Kendaraan Listrik Jadi Sorotan Hardiknas. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Editor: Yoyok

Surabaya — Pameran dan konvoi kendaraan listrik karya siswa SMK meriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Puluhan kendaraan listrik mulai dari mobil hingga motor hasil inovasi siswa dan guru SMK yang dikonvoikan berhasil memukau jajaran Forkopimda Jawa Timur dan tamu undangan yang hadir.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai karya tersebut menjadi bukti nyata kesiapan siswa SMK Jawa Timur dalam menghadapi era elektrifikasi otomotif dan transformasi industri masa depan.

Ia pun tampak antusias melihat langsung kendaraan-kendaraan listrik tersebut. Menurutnya, kompetensi, kreativitas, dan kemampuan teknologi para siswa SMK Jawa Timur yang telah mampu menghasilkan karya inovatif dengan kualitas kompetitif.

“Luar biasa. Anak-anak SMK Jawa Timur membuktikan bahwa mereka memiliki kompetensi, kreativitas, dan kemampuan teknologi yang sangat membanggakan. Kendaraan listrik ini bukan sekadar karya praktik sekolah, tetapi sudah menunjukkan kualitas yang siap bersaing dan menjawab kebutuhan masa depan industri otomotif,” ujar Khofifah, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam mendukung percepatan penggunaan energi ramah lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

“Menurut saya ini menjadi pendorong semangat bagaimana menuju Net Zero Emission 2060. Bagaimana kita mengkonversi energi dari fosil ke nonfosil. Dan itu dimulai dari anak-anak SMK, saya rasa ini keren sekali,” katanya.

Gubernur Khofifah menjelaskan, karya kendaraan listrik tersebut sengaja dipamerkan pada momentum Hardiknas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas tentang kapabilitas dan kreativitas siswa SMK di Jawa Timur.

“Karya-karya kendaraan listrik ini sengaja dipamerkan agar publik mengetahui bahwa anak-anak SMK kita memiliki kemampuan luar biasa. Harapannya mereka semakin termotivasi untuk berkarya dan semakin banyak industri yang bersinergi,” tegasnya.

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Ia menambahkan, pengembangan kendaraan listrik oleh SMK juga menjadi bentuk kontribusi generasi muda Jawa Timur dalam mendukung transisi energi hijau dan menekan emisi gas rumah kaca. Bahkan, beberapa kendaraan listrik karya SMK disebut telah mulai dilirik industri untuk dikembangkan lebih lanjut dan diproduksi secara massal.

“Yang menarik, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik ini rata-rata sudah mencapai 50 persen. Hanya beberapa komponen tertentu yang masih impor,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang secara cepat dan dinamis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa momentum Hardiknas tidak hanya menjadi refleksi peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga ruang untuk menunjukkan hasil nyata pembelajaran siswa yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Ini bukti nyata bahwa keterampilan dan kompetensi para siswa kita tidak kalah dengan buatan industri. Yang dibuat para siswa ini bukan lagi sekadar alat praktik, tetapi sudah bisa digunakan oleh pasar,” kata Aries.

Ia menjelaskan, dari total 481 SMK jurusan otomotif di Jawa Timur, sebanyak 130 sekolah telah mengembangkan kendaraan listrik, baik berupa kendaraan baru maupun hasil konversi dari BBM menjadi listrik.

“Kenapa kita tampilkan di sini? Karena kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa anak-anak kita belajar dengan sungguh-sungguh dan mampu menghasilkan produk luar biasa,” ujarnya.

Menurut Aries, beberapa SMK bahkan telah menerima permintaan dari perusahaan untuk melakukan konversi kendaraan BBM menjadi kendaraan listrik. Hal ini menjadi motivasi sekaligus peluang besar bagi siswa untuk terus mengembangkan inovasi di bidang otomotif.

“Ini menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi pendidikan vokasi kita. Anak-anak SMK bukan hanya belajar teori, tetapi sudah mampu menghasilkan produk yang dibutuhkan dunia industri,” tegasnya.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Dalam pameran tersebut, sejumlah sekolah yang menampilkan kendaraan listrik di antaranya SMK Wijaya Putra Surabaya dengan lima unit konversi sepeda motor listrik, SMK Darma Siswa 1 Sidoarjo dengan satu sepeda motor listrik dan satu buggy listrik, SMK Antartika 1 Sidoarjo dengan satu mobil listrik, SMK Krian 2 Sidoarjo dengan satu sepeda motor listrik, serta SMK Senopati Sedati Sidoarjo dengan satu sepeda motor listrik.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jawa Timur, terdapat 481 SMK jurusan otomotif di Jawa Timur yang terdiri atas 101 SMK negeri dan 380 SMK swasta. Khusus wilayah Surabaya terdapat 37 SMK otomotif, sedangkan di Sidoarjo terdapat 31 SMK otomotif.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Puguh DPRD Jatim Dorong AI Dimanfaatkan untuk Kenalkan Sejarah Majapahit ke Dunia
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp