Gandeng Utomo Charge Plus, Pemkot Surabaya Bangun 5 SPKLU di Titik Strategis

- Publisher

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gandeng Utomo Charge Plus, Pemkot Surabaya Bangun 5 SPKLU di Titik Strategis.

Gandeng Utomo Charge Plus, Pemkot Surabaya Bangun 5 SPKLU di Titik Strategis.

Surabaya – Pemkot Surabaya menambah infrastruktur kendaraan listrik. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), kerja sama dijalin dengan Utomo Charge Plus untuk menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo menjelaskan, tahap awal terdapat lima lokasi yang disiapkan. Yakni kawasan kantor Pemkot Surabaya, Gedung Siola, Park and Ride Jalan Mayjend Sungkono, Park and Ride Jalan Arief Rahman Hakim, serta Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ).

“Yang sudah siap saat ini di TIJ. Hari ini kita resmikan secara sederhana agar bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujar Trio, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, kehadiran SPKLU menjadi bagian penting dalam mendorong transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik. Fasilitas ini sekaligus mendukung program pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan elektrifikasi transportasi.

“Ini bagian dari program elektrifikasi kendaraan. Manfaatnya jelas, mengurangi polusi dan menggunakan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan,” terangnya dalam keterangan tertulisnya, kamis (7/5/2026).

Pemkot, lanjut Trio, juga mulai mengintegrasikan fasilitas tersebut dengan layanan transportasi publik. Saat ini, Kota Surabaya telah mengoperasikan 13 unit bus listrik.

“Nantinya bus listrik juga bisa memanfaatkan SPKLU di TIJ jika membutuhkan pengisian daya di tengah operasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Manajer SPKLU Utomo Charge Plus Anthony Utomo menargetkan seluruh SPKLU di lima titik tersebut sudah dapat beroperasi penuh pada Mei 2026. Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan kajian bersama Dishub, terutama mempertimbangkan tingkat mobilitas masyarakat.

“Lokasi ini strategis dan memiliki traffic tinggi. Jadi bisa langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Anthony mengakui, rasio SPKLU di Surabaya saat ini masih terbatas. Karena itu, pihaknya berkomitmen menambah jaringan secara bertahap tanpa membebani APBD.

BACA JUGA  Gekrafs Surabaya Perkuat Literasi Hukum, Pelaku Ekonomi Kreatif Diminta Tak Takut Berkarya

“Ini langkah awal kolaborasi. Ke depan akan kami kembangkan ke titik lain di Surabaya,” jelasnya.

Untuk tarif, pengguna dikenakan biaya sekitar Rp 2.467 per kWh, menyesuaikan regulasi Kementerian ESDM.

“Kami ingin memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik, dengan tarif yang terjangkau dan sesuai aturan pemerintah,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah
Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia
Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik
Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya
Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah Ajak Polri Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis kepada Masyarakat
Menteri PPPA dan Gubernur Khofifah Luncurkan PELITA ASN, Fokus Pendampingan Terintegrasi bagi ASN
Harganas 2026, Gubernur Khofifah Kampanyekan Kehadiran Ayah dalam Pengasuhan

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:01 WIB

Wagub Emil: SiLPA APBD Jatim 2025 Rp 3,38 Triliun Bukan karena Serapan Anggaran Rendah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:35 WIB

Berhasil Turunkan Stunting Jadi 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

Gubernur Khofifah Tutup PKN II Angkatan II 2026, Tekankan Kepemimpinan Adaptif untuk Tingkatkan Layanan Publik

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:01 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri Haji Sambut Kepulangan Jamaah Kloter Terakhir Debarkasi Surabaya

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:56 WIB

Akses Enam Gereja Terdampak CFD, Komisi A DPRD Sidoarjo Mediasi Dishub dan Jemaat

Berita Terbaru