Kunjungi SMKN 1 Buduran, Gubernur Khofifah Terpukau Praktik Kerja Siswa yang Profesional

Belum ada data penulis & editor

- Author

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DigitalJatim.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku surprise sekaligus kagum saat meninjau langsung aktivitas pembelajaran dan unit praktik di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Senin (9/2/2026).

Setibanya di halaman sekolah, Gubernur Khofifah disambut antusias oleh para murid dan tenaga pendidik yang telah berkumpul. Suasana semakin hangat ketika Gubernur Khofifah membagikan tumbler sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup ramah lingkungan di sekolah.

Gubernur Khofifah tampak bangga melihat secara langsung kemampuan, keterampilan, serta etos kerja para murid SMKN 1 Buduran. Menurutnya, apa yang ditampilkan para murid bukan sekadar praktik sekolah, melainkan sudah mencerminkan standar kerja dunia industri yang sesungguhnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah meninjau berbagai unit teaching factory, Gubernur Khofifah melihat bagaimana murid-murid SMK bekerja dengan penuh disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab. Mulai dari Galeri Ageman (tata busana), dapur produksi dan tata boga, Resto Pawon Satu, Tefa Cafe, Edotel, hingga Edo Salon, seluruh proses dijalankan secara profesional, terstruktur, dan berorientasi pada kualitas layanan kepada publik.

Di Galeri Ageman, Gubernur Khofifah kembali dibuat surprise ketika mengetahui bahwa karya tata busana murid SMKN 1 Buduran telah menembus mancanegara dan pernah tampil dalam ajang fashion internasional di Hongkong. Produk-produk yang ditampilkan dinilainya telah memiliki kualitas berkelas dunia.

“Terus terang saya takjub. Anak-anak ini bukan sekadar belajar, tapi sudah bekerja seperti di industri yang sebenarnya. Cara mereka melayani, memproduksi, memasarkan, hingga menjaga kualitas, semuanya menunjukkan kesiapan masuk dunia kerja dan dunia usaha,” ujar Gubernur Khofifah.

Pada unit tata boga, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi capaian murid yang produknya telah masuk pasar digital, menerima banyak pesanan baik satuan maupun dalam jumlah besar dari perusahaan dan instansi. Bahkan sebagian produk telah masuk e-katalog dan mampu bersaing dengan produk lainnya.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Tak hanya itu, Tefa Cafe dan restoran sekolah yang menyajikan menu makanan dan minuman variatif yang langsung diracik oleh murid juga menunjukkan peminat yang luar biasa. Seluruh layanan diberikan kepada masyarakat umum sebagai bagian dari praktik nyata melayani publik sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

Edotel atau hotel praktik SMKN 1 Buduran pun dinilai berjalan sangat profesional. Hotel tersebut tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga diminati para traveler dan konsumen dari berbagai bidang. Pengelolaannya dilakukan secara nyata dengan standar pelayanan mendekati hotel berbintang, sehingga murid belajar langsung bekerja di lingkungan profesional.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa model pembelajaran di SMKN 1 Buduran dirancang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Proses belajar dilakukan satu minggu di kelas dan dua minggu praktik di lapangan melalui unit-unit teaching factory.

“Artinya mereka meningkatkan kompetensi lewat praktik langsung. Dengan pola seperti ini, dunia usaha dan industri akan semakin percaya terhadap kualitas lulusan. Bahkan banyak di antara mereka sudah diinden sejak kelas XI karena prosesnya terlihat jelas,” jelasnya.

Menurutnya, employability murid SMKN 1 Buduran terlihat nyata, bukan hanya dari keterampilan teknis, tetapi juga dari keberanian berinovasi dan berwirausaha. Murid-murid tidak hanya memproduksi karya, namun juga memasarkan produk melalui digital marketing, media sosial, hingga platform daring sehingga memiliki nilai jual yang kompetitif.

“Saya melihat anak-anak ini berani mengeksplorasi hasil karyanya. Mereka memproduksi, memasarkan, dan menjual sendiri. Ini luar biasa. Mereka tidak bergantung pada industri, tetapi mampu bersaing secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengapresiasi lahirnya inovasi digital seperti aplikasi Hollyday, karya peserta didik, yang mampu memfasilitasi layanan perjalanan dan akomodasi layaknya platform profesional dengan transaksi yang signifikan.

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Tak hanya unggul secara bisnis, Gubernur Khofifah juga menyoroti pengelolaan lingkungan di SMKN 1 Buduran yang telah menerapkan prinsip ramah lingkungan, zero waste, serta pengelolaan limbah IPAL dan AMDAL secara profesional. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi juga berjalan seiring dengan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa SMKN 1 Buduran merupakan contoh konkret pendidikan vokasi berdampak.

“Yang kita bangun adalah talenta yang siap kerja, siap usaha, dan siap bersaing. Produk tata busana murid sudah tampil di ajang fashion internasional, tata boga sudah masuk pasar digital dan e-katalog, hotel dan cafe dikelola profesional seperti hotel berbintang. Ini bukti bahwa SMK kita benar-benar bekerja nyata,” pungkas Aries.

Melalui model pembelajaran ini, Gubernur Khofifah berharap SMKN 1 Buduran dapat menjadi rujukan nasional dalam pengembangan SMK berbasis employability, kewirausahaan, dan inovasi, sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi Jawa Timur mampu melahirkan SDM unggul, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan masa depan.

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp