Ketua Dekranasda Jatim Gaungkan Gerakan 30 Menit Membaca di Rumah

Penulis Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful Hidayat

DigitalJatim.com – Ketua Dekranasda Jawa Timur sekaligus Bunda Literasi Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak keluarga di Indonesia membiasakan membaca minimal 30 menit setiap hari guna menumbuhkan budaya membaca masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Arumi saat menjadi pemateri dalam Sharing Session Literasi dan Minat Baca di Ruang Badan Musyawarah (Bamus), Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

“Budaya baca tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Jika setiap keluarga menyediakan waktu 30 menit sehari untuk membaca bersama, maka kita sedang membangun fondasi peradaban,” kata Arumi.

Menurut Arumi, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan memanfaatkan informasi untuk meningkatkan kualitas hidup.

Kebiasaan membaca, lanjutnya, perlu dibangun sejak dini melalui peran keluarga, bahkan sejak masa kehamilan. Pada 1.000 hari pertama kehidupan, perkembangan otak anak berlangsung pesat dan membutuhkan rangsangan positif seperti membacakan buku dan mendongeng.

Pembiasaan ini memperkuat kemampuan bahasa dan pemahaman sejak kecil. Seiring usia, membaca meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta pada usia dewasa membantu menjaga fungsi kognitif dan menekan risiko penurunan daya ingat.

Tak hanya berdampak pada kecerdasan individu, kebiasaan membaca juga berkorelasi langsung dengan peningkatan kesejahteraan. Sejumlah studi menunjukkan setiap tambahan satu tahun pendidikan dapat meningkatkan penghasilan hingga sekitar 10 persen, memperkuat posisi ekonomi keluarga.

Di sisi lain, membaca juga mendorong meningkatnya literasi perempuan. Ibu yang lebih literat cenderung memiliki kesadaran kesehatan yang lebih baik, lebih memperhatikan gizi dan perawatan anak, serta aktif mengakses layanan imunisasi. Dampaknya nyata, yakni berkontribusi pada penurunan angka kematian anak.

BACA JUGA  Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

“Literasi adalah tangga ekonomi. Anak yang terbiasa membaca punya peluang pendidikan lebih tinggi dan masa depan yang lebih sejahtera,” kata Arumi.

Di Jatim kata Arumi, berdasarkan Laporan Akhir Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia Tahun 2024 dari Perpustakaan Nasional RI, Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) Jawa Timur pada 2024 mencapai 77,15 dan masuk kategori Tinggi, meningkat dari 69,78 pada 2023.

Sementara itu, TGM Nasional 2024 tercatat 72,44, naik dari 66,77 pada 2023. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur berada di atas rata-rata nasional dalam kegemaran membaca masyarakat.

Selain itu, pada indikator Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) 2024, Jawa Timur mencatatkan nilai 78,60, lebih tinggi dari capaian nasional yang berada di angka 73,53.

 

“Alhamdulillah, TGM Jawa Timur sudah 77,15 dan IPLM kita 78,60, keduanya di atas rata-rata nasional. Tapi angka bukan tujuan akhir. Tantangan kita adalah memastikan budaya baca benar-benar hidup di setiap rumah,” katanya.

“Kalau kita ingin Indonesia maju, jangan mulai dari yang rumit. Mulailah dari rumah. Mulailah dari 30 menit membaca setiap hari. Karena dari halaman-halaman buku itulah lahir generasi yang cerdas, sehat, dan mampu mengubah masa depan bangsa,” ucapnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp