Gubernur Khofifah Resmikan 6 Fasilitas SMAN Taruna Nala, Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Internasional

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kota Malang. (dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kota Malang. (dok. Humas Pemprov)

Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong SMAN Taruna Nala Jawa Timur terus berkembang sebagai pusat pendidikan yang tidak hanya mengedepankan prestasi akademik, tetapi juga karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan wawasan kemaritiman.

Hal itu disampaikan Khofifah saat meresmikan enam fasilitas baru dan hasil rehabilitasi di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Kota Malang, Kamis (20/8/2026).

Enam fasilitas tersebut yakni UKS Pulau Gili Labak, Rumah Belajar Gunung Semeru, Rumah Belajar Gunung Arjuno, Monumen Kapal Samudra Pratama, rehabilitasi Ruang Makan Masalembu, serta rehabilitasi Masjid At-Tarbiyah.

Khofifah mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi perkembangan peserta didik. Menurutnya, setiap fasilitas sekolah harus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang mampu membentuk sumber daya manusia unggul sekaligus berkarakter dan berintegritas.

“Mudah-mudahan ruang belajar ini juga menjadi ruang interaksi yang bisa menguatkan harapan tercapainya cita-cita mereka, ruang tumbuh kembang mereka, pembangunan karakter mereka, dan tentu integritas sebagai warga bangsa,” kata Khofifah dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).

Dia menilai perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis membutuhkan generasi muda dengan keahlian dan kompetensi yang semakin spesifik. Karena itu, sekolah perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi sesuai bidang yang diminati.

“Diversifikasi profesi itu makin hari makin dibutuhkan. Sehingga yang hadir memimpin sektor-sektor tertentu itu memang mereka yang memiliki skill dan spesifikasi serta konsen dan memiliki passion di sektor yang memang membutuhkan spesifikasi itu,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan Pemprov Jatim terus mengembangkan pendidikan ketarunaan dengan karakteristik masing-masing sekolah.

Selain SMAN Taruna Nala di Malang yang berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut, terdapat Taruna Madani di Pasuruan dengan pembinaan TNI Angkatan Darat dan Taruna Brawijaya di Kediri.

Pengembangan juga dilakukan melalui Taruna Angkasa di Madiun, Taruna Bhayangkara di Genteng, Banyuwangi, serta Taruna Pamong Praja di Bojonegoro.

Menurut Khofifah, pendidikan ketarunaan tersebut diarahkan untuk memperkuat kompetensi, karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan peserta didik sesuai kekhasan masing-masing sekolah.

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Khusus SMAN Taruna Nala, dia mendorong penguatan pendidikan ketarunaan berjalan beriringan dengan peningkatan wawasan kemaritiman dan kenusantaraan.

Menurutnya, pemahaman mengenai laut menjadi penting karena Indonesia merupakan negara kepulauan.

“Pengenalan terhadap kesamuderaan dan kemaritiman itu sesuatu yang wajib dikenalkan. Indonesia adalah archipelago state. Laut-laut di Indonesia bukan pemisah, laut di Indonesia adalah pemersatu karena Indonesia adalah negara kepulauan,” tegasnya.

Khofifah berharap para taruna dan taruni SMAN Taruna Nala tidak hanya unggul secara akademik dan memiliki kedisiplinan kuat. Mereka juga diharapkan memahami besarnya potensi kemaritiman Indonesia.

Wawasan tersebut, lanjutnya, penting untuk membangun kesadaran generasi muda mengenai masa depan Indonesia yang berkaitan erat dengan kemampuan mengelola, menjaga, dan mengembangkan kekayaan laut serta wilayah kepulauan.

Khofifah mengatakan enam fasilitas yang diresmikan tidak boleh hanya dipandang sebagai bangunan fisik. 

Rumah Belajar Gunung Semeru dan Rumah Belajar Gunung Arjuno, misalnya, diharapkan menjadi ruang untuk menumbuhkan budaya belajar, kreativitas, inovasi, dan interaksi antarpeserta didik.

UKS Pulau Gili Labak diharapkan memperkuat kesadaran hidup sehat. Sementara Ruang Makan Masalembu dapat menjadi ruang pembelajaran kedisiplinan, tata krama, kebersamaan, hingga jiwa korsa.

Monumen Kapal Samudra Pratama menjadi simbol semangat kemaritiman, keberanian, dan ketangguhan. Sedangkan Masjid At-Tarbiyah diharapkan memperkuat keimanan dan akhlak para taruna dan taruni.

“Pendidikan yang unggul harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan kekuatan spiritual. Ilmu, prestasi, dan kepemimpinan harus selalu berpijak pada akhlak yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memberikan penghargaan kepada 10 siswa-siswi SMAN Taruna Nala yang berhasil meraih prestasi di tingkat internasional.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar para taruna dan taruni terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang.

“Prestasi adalah buah dari proses panjang. Saya berharap capaian yang telah diraih menjadi inspirasi bagi seluruh taruna dan taruni untuk terus berusaha, berdisiplin, dan memberikan yang terbaik bagi sekolah, Jawa Timur, dan Indonesia,” tuturnya.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Perhatian terhadap akses pendidikan juga ditunjukkan Khofifah melalui pemberian beasiswa masing-masing Rp 1 juta dan sepatu sekolah kepada 30 murid dari keluarga afirmasi jenjang SMA, SMK, dan SLB.

Para penerima berasal dari Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. Masing-masing daerah mendapatkan kuota 10 penerima.

Khofifah menegaskan kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan meraih cita-cita.

“Jangan sampai keterbatasan kondisi keluarga menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Apresiasi juga diberikan kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah melalui santunan serta sembako.

Menurut Khofifah, keberadaan mereka merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan karena turut memastikan lingkungan sekolah tetap nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran.

“Sekolah adalah sebuah ekosistem. Semua harus berjalan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang terbaik,” tegasnya.

Khofifah turut mengapresiasi sinergi Pemprov Jatim dengan TNI Angkatan Laut dalam pengembangan SMAN Taruna Nala. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kekuatan dalam membangun pendidikan yang menggabungkan aspek akademik, kedisiplinan, kepemimpinan, pembentukan karakter, serta wawasan kemaritiman.

Dia meminta seluruh fasilitas yang telah dibangun maupun direhabilitasi dimanfaatkan secara optimal dan dirawat bersama. Menurut Khofifah, kualitas fasilitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan kualitas sumber daya manusia yang menggunakannya.

Kepada para taruna dan taruni, Khofifah berpesan agar kesempatan belajar di SMAN Taruna Nala dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Hormati guru, pelatih, pengasuh, dan orang tua. Bangun disiplin, jaga integritas, dan jangan pernah berhenti mengembangkan potensi diri,” pesannya.

Khofifah berharap SMAN Taruna Nala terus berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan ketarunaan di Jawa Timur yang mampu melahirkan generasi unggul.

Para lulusannya diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehat, berintegritas, berprestasi, serta memiliki wawasan kemaritiman dan kenusantaraan yang kokoh.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp