Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Senin, 22 Juni 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026. (Foto: Adpim For DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian RSUD Dr. Soetomo yang berhasil meraih peringkat pertama nasional dalam SCImago International Rankings (SIR) 2026 sektor kesehatan (Health Sector). Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas layanan kesehatan Jawa Timur telah mendapatkan pengakuan dan kepercayaan di tingkat internasional.

Menurut Gubernur Khofifah, prestasi yang diraih RSUD Dr. Soetomo bukan sekadar pencapaian angka dalam sebuah pemeringkatan, melainkan representasi keberhasilan transformasi layanan kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan medis, penguatan riset, inovasi, hingga kontribusi sosial bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jawa Timur sekaligus Indonesia. RSUD Dr. Soetomo berhasil membuktikan bahwa rumah sakit daerah mampu tampil sebagai institusi kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ujar Khofifah.

SCImago International Rankings (SIR) merupakan salah satu pemeringkatan internasional yang mengukur kinerja institusi berdasarkan tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian (Research), dampak sosial (Societal), dan kapasitas inovasi (Innovation).

Sementara berdasarkan hasil pemeringkatan internasional tersebut, RSUD Dr. Soetomo berhasil menempati peringkat pertama di Indonesia pada seluruh kategori penilaian, yaitu Overall Rank, Research Rank, dan Societal Rank.

Tidak hanya menjadi yang terbaik di tingkat nasional, rumah sakit rujukan terbesar di Indonesia Timur itu juga mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional.

RSUD Dr. Soetomo berada pada peringkat ke-58 dunia untuk kategori Overall, peringkat ke-22 dunia pada kategori Societal, peringkat ke-35 di Asia untuk kategori Overall_, peringkat ke-6 di Asia pada kategori Societal, serta peringkat ke-55 di ASEAN untuk kategori Overall _dan peringkat ke-19 di ASEAN untuk kategori Societal.

Gubernur Khofifah menambahkan, keberhasilan ini tidak diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui proses panjang yang dibangun melalui dedikasi, kerja keras, serta kolaborasi seluruh jajaran rumah sakit, mulai dari dokter, perawat, tenaga kesehatan, peneliti, akademisi, tenaga pendukung, hingga manajemen rumah sakit

“Capaian ini adalah hasil kerja kolektif. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter, perawat, tenaga kesehatan, peneliti, manajemen, dan semua pihak yang telah mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Khofifah menegaskan, di tengah dinamika dan tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, rumah sakit tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan medis. Rumah sakit harus mampu menjadi pusat penelitian dan inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan tenaga kesehatan, sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang luas.

Menurutnya, keberhasilan RSUD Dr. Soetomo meraih peringkat tertinggi pada kategori Research dan Societal menunjukkan bahwa pengembangan layanan kesehatan di Jawa Timur telah berjalan pada arah yang tepat.

“Rumah sakit masa depan harus menjadi pusat keunggulan yang mengintegrasikan pelayanan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. RSUD Dr. Soetomo telah menunjukkan peran tersebut dengan sangat baik,” tegas Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah memastikan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat transformasi layanan kesehatan melalui pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi kesehatan, serta penguatan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia optimistis capaian RSUD Dr. Soetomo akan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lainnya di Jawa Timur untuk terus meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global.

“Kita ingin rumah sakit-rumah sakit di Jawa Timur tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan rujukan dunia. Dengan kerja keras dan kolaborasi, saya optimistis Jawa Timur akan terus menjadi episentrum layanan kesehatan berkualitas di Indonesia,” tegasnya.

Di akhir, Khofifah berharap capaian tersebut tidak membuat seluruh jajaran berpuas diri, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang semakin prima bagi masyarakat.

“Penghargaan dan peringkat adalah pengakuan atas kerja keras. Tetapi yang paling utama adalah bagaimana kehadiran rumah sakit benar-benar memberikan manfaat, menghadirkan harapan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Itulah tujuan utama yang harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen
Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi
186 Kasus HIV di Kota Malang Jadi Sorotan, Puguh DPRD Jatim Sebut Kondisi Mengkhawatirkan
Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan
Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim
Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik
Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan
Kasus HIV/AIDS Sidoarjo Naik Signifikan, Ketua Komisi D DPRD Dorong Pemetaan Wilayah Rawan dan Skrining Massal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:05 WIB

Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:54 WIB

186 Kasus HIV di Kota Malang Jadi Sorotan, Puguh DPRD Jatim Sebut Kondisi Mengkhawatirkan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:37 WIB

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan

Berita Terbaru

WhatsApp