Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr. Benjamin Kristianto. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr. Benjamin Kristianto. (Foto: Syaiful/DigitalJatim)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo terus menjadi perhatian. Tingginya angka kasus yang ditemukan dalam beberapa bulan terakhir mendapat sorotan dari kalangan legislatif DPRD Provinsi Jawa Timur.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, dr. Benjamin Kristianto, mengaku prihatin atas tren peningkatan kasus HIV/AIDS yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Berdasarkan data yang diterimanya, dalam tiga bulan terakhir ditemukan 7.129 kasus HIV/AIDS, dengan sebagian besar penderita berasal dari kalangan usia muda.

Menurut dr. Benjamin, derasnya arus informasi melalui media sosial turut memengaruhi perilaku generasi muda. Tidak sedikit konten yang dinilai memberikan contoh gaya hidup yang berisiko terhadap kesehatan.

“Perkembangan media sosial saat ini sangat luar biasa. Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi AI yang ikut memengaruhi pola pikir dan mental anak muda. Akibatnya, arus informasi yang belum tentu benar sering kali sulit dibendung,” ujarnya saat ditemui di ruang Fraksi Partai Gerindra DPRD Jatim, Selasa (9/6/2026).

Legislator dari daerah pemilihan Sidoarjo itu menilai penyebaran HIV/AIDS kini tidak lagi terpusat pada lokasi tertentu. Virus tersebut dapat menjangkiti siapa saja tanpa memandang latar belakang sosial maupun profesi.

Ia juga menyoroti perubahan gaya hidup sebagian generasi muda yang cenderung meniru perilaku yang mereka lihat melalui berbagai media tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan.

“Kadang mereka melihat gaya hidup bebas, berganti-ganti pasangan, atau kehidupan malam, lalu mencoba menirunya. Tanpa disadari, perilaku seperti itu berisiko terhadap kesehatan dan bisa menjadi salah satu faktor penyebaran HIV/AIDS,” kata Politikus Partai Gerindra itu.

Sebagai dokter, ia menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat. Menurut dokter Benjamin, layanan kesehatan tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan.

“Puskesmas harus aktif turun ke lapangan, rutin melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat, termasuk melalui kegiatan posyandu dan layanan kesehatan di tingkat kampung,” tegasnya.

Dokter Benjamin mengungkapkan, kasus HIV/AIDS tidak jarang ditemukan pada kelompok yang selama ini dianggap tidak memiliki faktor risiko tinggi. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi penularan sejak dini.

“Saya pernah menangani pasien ibu rumah tangga yang awalnya hanya mengeluhkan flu berkepanjangan. Setelah dilakukan pemeriksaan darah, ternyata positif HIV. Kasus seperti ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dan deteksi dini sangat penting dilakukan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas
Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi
Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan
Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang
FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset
Kebakaran Dapur Gizi RSSA Malang, Puguh DPRD Jatim Dorong Mitigasi Risiko Diperkuat
Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen
Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 19:00 WIB

Wamenkes-Wamendagri Hadiri Deklarasi Siaga TB, Pemkab Sidoarjo Dapat Bantuan Bangun 15 Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 - 23:10 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Potensi Influenza A, Dinkes Diminta Perkuat Antisipasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:40 WIB

Influenza Merebak di Jatim, Puguh DPRD Dorong Dinkes Perkuat Pencegahan

Senin, 14 September 2026 - 20:07 WIB

Gubernur Khofifah Kunjungi Pusat Riset Stem Cell dan Kanker SCCR Indonesia di Semarang

Jumat, 11 September 2026 - 14:43 WIB

FPKS DPRD Jatim Dorong Ekosistem Obat Bahan Alam yang Terintegrasi dan Berbasis Riset

Berita Terbaru

WhatsApp