FBS Unesa Dampingi Penyandang Disabilitas Lewat Arts Based Writing-Therapy, Dukung SDGs 4 dan 5

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan PKM yang dilaksanakan secara hybrid (Dok. Anas Ahmadi)

Kegiatan PKM yang dilaksanakan secara hybrid (Dok. Anas Ahmadi)

Surabaya – Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertajuk “Arts Based Writing-Therapy (AWT): Seni Menulis Estetik untuk Penyandang Disabilitas”. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus refleksi mengenai pemanfaatan seni dan menulis bagi penyandang disabilitas.

Kegiatan tersebut digelar secara daring dan luring dengan melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Peserta di antaranya berasal dari FBS Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan FBS Unesa.

Kegiatan ini juga melibatkan peserta dari Malaysia, baik dosen maupun mahasiswa. Di antaranya Jamilah Omar dari Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia dan Noraz dari Johor.

PKM tersebut merupakan kolaborasi FBS Unesa dan FBS UNJ serta didanai penuh oleh Unesa. Kegiatan diketuai Prof. Anas Ahmadi, M.Pd. dengan anggota Dr. Resdianto Permata Raharjo, Parmin, M.Hum., Andhega Wijaya, S.Pd.Jas., M.Or., Dr. Hasan Subekti, S.Pd., M.Pd., Wulida Wahidatul Masruria, M.Ed., Tiffany Qorie, S.S., M.TCSOL., dan Respati Retno Utami, S.Pd., M.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, Koorprodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNJ Dr. Edy Puryanto, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “Menulis dan Disabilitas”. 

Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta, Zelda, menanyakan cara menuangkan berbagai hal yang menumpuk dalam pikiran melalui tulisan.

“Beberapa peserta, misalnya Mbak Zelda menanyakan bahwa ketika di otak banyak yang menumpuk, perlu ditulis atau bagaimana?,” ujar Dr. Edy Puryanto, M.Pd., saat menyampaikan kembali pertanyaan peserta.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Edy Puryanto, M.Pd. menjelaskan bahwa dalam pembelajaran terdapat berbagai model yang dapat disesuaikan dengan kondisi setiap individu.

“Bisa juga menentukan sesuai dengan kondisi masing-masing sehingga memudahkan,” jelasnya dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Paparan berikutnya disampaikan Prof. Endry yang membahas materi “Ats Based Writing”, termasuk tahapan-tahapan dalam penerapannya. Dalam sesi tanya jawab, peserta juga menggali kemungkinan mengaitkan berbagai bentuk seni dengan aktivitas menulis.

Sementara itu, Prof. Dr. Anas Ahmadi menyampaikan materi terakhir bertajuk “Arts Based Writing-Therapy”. Materi tersebut membahas keterkaitan antara seni dan aktivitas menulis sebagai bagian dari pendekatan yang dapat mendukung proses refleksi dan ekspresi individu.

Prof. Dr. Anas Ahmadi menjelaskan AWT tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan mengenai seni, menulis, dan disabilitas. Program tersebut juga menjadi ruang reflektif bagi peserta untuk memahami menulis sebagai medium ekspresi, komunikasi, sekaligus pengenalan diri.

“Integrasi antara pendekatan arts-based, praktik menulis, dan perspektif terapi membuka peluang bagi pengembangan model pembelajaran yang lebih inklusif, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas,” jelas Prof. Dr. Anas Ahmadi.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konseptual. Mereka juga diharapkan mampu mengembangkan praktik menulis yang estetik dan terapeutik sesuai karakteristik serta pengalaman masing-masing individu.

“Kolaborasi antara FBS Universitas Negeri Surabaya dan FBS Universitas Negeri Jakarta, serta keterlibatan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan Malaysia, menunjukkan bahwa AWT memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pengabdian dan pembelajaran lintas institusi bahkan lintas negara,” tutur Prof. Dr. Anas Ahmadi.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Anas Ahmadi mengatakan kegiatan tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas, khususnya bagi penyandang disabilitas, serta SDGs 5 tentang kesetaraan gender.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperluas pemanfaatan seni dan menulis sebagai strategi pemberdayaan, terutama dalam menciptakan ruang ekspresi yang setara, inklusif, dan bermakna bagi penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp