Dekan Fakultas Psikologi Unesa Ungkap Manfaat Puasa Ramadan bagi Ketahanan Mental

Belum ada data penulis & editor

- Author

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Puasa Ramadan tak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual kepada Tuhan, tetapi juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan mental. Dalam perspektif psikologi, menahan lapar dan dahaga selama berpuasa dapat menjadi sarana melatih pengendalian diri hingga memperkuat ketahanan mental.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Psikologi (Fpsi) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Diana Rahmasari saat kegiatan edukasi kesehatan mental dalam acara buka puasa bersama dan pembagian takjil gratis di halaman rektorat Unesa.

“Puasa dapat dipahami sebagai latihan self-regulation atau regulasi diri yang komprehensif. Melalui ibadah ini, seseorang belajar secara sadar menunda dorongan, mengelola impuls, serta mengarahkan perilaku sesuai nilai dan tujuan luhur yang diyakini,” ujar Diana, dikutip dari laman Diskominfo Jatim, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, kemampuan mengendalikan lapar dan emosi berkaitan erat dengan fungsi eksekutif otak. Proses tersebut melatih kontrol diri seseorang agar semakin kuat dan stabil.

“Kematangan kontrol diri ini beririsan dengan kemampuan emotional regulation, yaitu kecakapan mengelola perasaan agar tetap adaptif meski berada dalam tekanan,” katanya.

Diana menjelaskan puasa juga menjadi sarana meningkatkan distress tolerance, yakni kemampuan bertahan dalam situasi tidak nyaman tanpa bereaksi secara berlebihan.

Di tengah rutinitas yang penuh distraksi, Ramadan juga mendorong munculnya mindfulness atau kesadaran penuh sehingga individu dapat merespons stres secara lebih proporsional melalui refleksi diri.

Secara lebih luas, ia menambahkan Ramadan turut meningkatkan psychological well-being atau kesejahteraan psikologis melalui penguatan relasi sosial.

“Kegiatan berbagi dan ibadah bersama selama bulan suci memperkuat sense of belonging atau rasa keterhubungan sosial yang dalam teori psikologi berperan penting menekan tingkat stres,” jelasnya.

Menariknya, manfaat puasa juga didukung kajian ilmu saraf. Fakultas Psikologi Unesa mengedukasi masyarakat mengenai bagaimana puasa memicu neuroplastisitas, yaitu kemampuan otak membentuk koneksi baru, serta neurogenesis.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

“Proses ini memperkuat sinapsis atau koneksi antar sel saraf yang berdampak pada peningkatan konsentrasi dan ketangguhan otak dalam beradaptasi terhadap tekanan, yang dikenal sebagai neurokompensasi,” imbuhnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat, Fakultas Psikologi Unesa juga mengenalkan layanan Day Care berbasis psikologi perkembangan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara profesional.

“Puasa dapat menjadi sarana penguatan mental yang luar biasa jika dijalankan secara proporsional. Namun bagi individu dengan kondisi psikologis tertentu, konsultasi profesional tetap penting untuk menjaga kesehatan mental secara optimal,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp