Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta, Lia Istifhama: Lebih Meringankan Jemaah

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 10 April 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menurunkan biaya haji tahun 2026 sebesar Rp2 juta per jemaah. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban calon jemaah haji Indonesia.

Menurutnya, penurunan biaya tersebut menunjukkan keberpihakan negara terhadap masyarakat, khususnya dalam memberikan kemudahan akses ibadah haji di tengah tantangan ekonomi global.

“Ini merupakan kebijakan yang patut diapresiasi karena memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Penurunan biaya haji tentu sangat membantu dan meringankan calon jemaah,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Dengan berbagai kebijakan tersebut, Senator asal Jatim itu berharap transformasi penyelenggaraan ibadah haji Indonesia dapat terus berjalan menuju sistem yang lebih terjangkau, profesional, dan berpihak pada kebutuhan jemaah di masa mendatang.

“Banyak inovasi yang dilakukan oleh Kemenhaj dan sengat membantu masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Sarikat Penyelenggara Umroh & Haji Indonesia, Adjie Mubarok. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi kabar baik yang melegakan bagi para calon jemaah haji.

“Ini merupakan kebijakan yang cukup baik, meringankan para jemaah haji Indonesia,” kata Adjie.

Selain penurunan biaya, kata dia, pemerintah juga perlu memastikan peningkatan kualitas layanan haji tetap menjadi prioritas utama. Adjie berharap evaluasi berkelanjutan terus dilakukan agar penyelenggaraan haji Indonesia semakin profesional dan berorientasi pada kenyamanan jemaah.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa penurunan biaya haji tetap dilakukan meski terjadi kenaikan harga avtur global. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi kepentingan rakyat.

“Pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan sekitar Rp2 juta walaupun harga avtur naik,” kata Prabowo dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis jangka panjang, termasuk pengembangan lahan seluas 45 hektare di Makkah untuk perkampungan haji Indonesia.

Rencana pembangunan puluhan menara hunian hingga usulan terminal khusus bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan kenyamanan layanan.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

WhatsApp