Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjadi narasumber dalam Talk Show Mata Lokal Fest 2026 yang digelar Tribun Network bertema

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menjadi narasumber dalam Talk Show Mata Lokal Fest 2026 yang digelar Tribun Network bertema "Restore Indonesia: Taking Care of What Sustains Us" di Thamrin Nine Ballroom, Chubb Square Lantai GF, Jalan MH Thamrin No. 10, Jakarta Pusat. (dok. Humas Pemprov)

Jakarta – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya peran pemerintah sebagai jembatan antara pekerja dan industri. Menurutnya, kesejahteraan pekerja dan pertumbuhan industri harus berjalan beriringan.

Hal itu disampaikan Emil saat menjadi narasumber dalam Talk Show Mata Lokal Fest 2026 yang digelar Tribun Network bertema “Restore Indonesia: Taking Care of What Sustains Us” di Thamrin Nine Ballroom, Chubb Square Lantai GF, Jalan MH Thamrin No. 10, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

Emil mengatakan pekerja memiliki harapan besar terhadap peningkatan kesejahteraan. Di sisi lain, industri memiliki kemampuan dan keterbatasan dalam memenuhi tuntutan pekerja.

Karena itu, menurut Emil, pemerintah memiliki peran penting untuk mempertemukan kepentingan pekerja dan industri.

“Pekerja punya cita-cita dan harapan yang besar, tetapi industri juga punya keterbatasan dalam menyepakati sebuah angka. Nah, untuk mengatasi masalah antara pekerja dan industri, di sinilah pemerintah menjadi salah satu jembatan yang penting,” kata Emil dalam keterangannya, Kamis (7/10/2026).

Emil menuturkan pemerintah harus memastikan pertumbuhan industri tetap berjalan tanpa mengabaikan kesejahteraan pekerja. Hubungan industrial, kata dia, seharusnya tidak dipandang sebagai dua kepentingan yang saling berhadapan, melainkan sebagai bagian yang dapat tumbuh bersama.

Dia mencontohkan para pekerja di Pelabuhan Banyuwangi yang bekerja siang dan malam untuk memastikan aktivitas pelabuhan tetap berjalan. Menurutnya, kerja keras tersebut harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan yang sepadan.

“Jangan sampai pelabuhannya terus tumbuh, ekonominya terus bergerak, tetapi kesejahteraan orang yang menggerakkannya tertinggal. Pertumbuhan harus dirasakan juga oleh pekerjanya,” ujarnya.

Menurut Emil, menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan industri bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Hal itu membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat.

BACA JUGA  Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini

“Untuk menjaga sirkulasi darah ekonomi supaya tetap lancar, kita tidak bekerja sendirian. Ada instansi pusat, pemerintah kabupaten/kota, desa hingga elemen masyarakat. Kalau semuanya berjalan sinergis, cita-cita pembangunan bisa kita capai bersama,” ucapnya.

Emil juga menekankan pertumbuhan industri harus sejalan dengan daya dukung lingkungan. Semakin besar aktivitas industri, kata dia, semakin besar pula kebutuhan terhadap lahan, air, dan energi.

“Industri membutuhkan ruang untuk tumbuh, tetapi ada ruang yang harus kita jaga. Jangan sampai pertumbuhan industri justru mengurangi kemampuan kita memenuhi kebutuhan pangan,” katanya.

Emil mengatakan Jawa Timur terus berupaya menjaga keseimbangan tersebut dengan membuka ruang bagi industri sekaligus melindungi lahan yang menopang kebutuhan pangan melalui perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).

Hal itu, kata dia, terlihat dari Lahan Baku Sawah yang mencapai sekitar 1,2 juta hektare. Sementara capaian usulan perlindungan LP2B mencapai 87,34% hingga September 2026. Di sisi lain, industri pengolahan berkontribusi 31,45% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada Triwulan I 2026.

“Jadi, target pertumbuhan industri tidak bisa hanya melihat berapa banyak yang bisa kita bangun. Kita juga harus menghitung air, energi, lahan dan daya dukung lingkungan yang kita punya,” jelasnya.

Emil menegaskan pertumbuhan ekonomi pada akhirnya harus memberikan manfaat bagi pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan industri dan lingkungan yang menopangnya.

“Ukuran keberhasilan kita bukan hanya industri tumbuh, tetapi apakah pertumbuhan itu juga membuat pekerjanya semakin sejahtera. Pemerintah harus memastikan keduanya berjalan bersama. Industri tumbuh, pekerja sejahtera, dan tidak ada yang merasa ditinggalkan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Menteri PPPA Arifah Raih Penghargaan Perempuan Berbakti, Ning Lia: Jadi Inspirasi bagi Banyak Perempuan
DPD RI Genap 22 Tahun, Wagub Emil Tekankan Pentingnya Suara Daerah di Tingkat Nasional
Gubernur Khofifah Buka Peluang Kolaborasi dengan Rahmat International Wildlife Museum untuk Kembangkan Museum Mpu Tantular
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp