Sumenep – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama mengajak mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep tidak apatis terhadap politik. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga demokrasi dan persatuan bangsa.
Pesan itu disampaikan Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, saat berdialog dengan civitas akademika Unija Sumenep, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah dosen dan ratusan mahasiswa.
Senator Lia mengatakan, masa depan bangsa tidak boleh hanya dipandang dari kepentingan pribadi. Sebagai bagian dari masyarakat, setiap warga negara memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehidupan demokrasi.
“Kalau kita bicara tagline Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, ‘Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur’, maka kita bicara tentang kedaulatan di tangan rakyat,” kata Ning Lia dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Senator Lia menilai, generasi muda perlu memiliki pandangan optimistis terhadap politik dan pemerintahan. Sikap apatis dan pesimistis justru berpotensi membuat anak muda menjauh dari proses demokrasi.
Menurutnya, mahasiswa merupakan calon pemimpin yang harus mulai mengambil peran dalam kehidupan demokrasi. Di tengah perbedaan yang ada, mereka juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan.
“Kalian calon pemimpin. Kalian itu syubbanul yaum, rijalul ghad. Sekarang kalian pemuda, kelak kalian adalah pemimpin,” ujarnya.
Senator Lia juga mengaku memiliki perhatian terhadap lingkungan yang membentuk cara pandang generasi muda terhadap politik. Sebagai seorang ibu yang memiliki anak dari generasi Z, dia berharap anak-anak muda tumbuh dengan kepedulian terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jangan sampai anak-anak saya berada di lingkungan yang apatis terhadap politik. Justru mari kita ambil posisi dalam demokrasi ke depan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kepercayaan anak muda terhadap politik dan pemerintah perlu dibangun melalui keteladanan para pemangku kepentingan. Pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses politik harus mampu memberikan contoh yang baik.
“Kalau kita berada dalam unsur pemerintahan, kita harus memberikan uswatun hasanah. Kita memberikan pemahaman tentang demokrasi yang baik,” jelas Senator Lia.
Kunjungan ke Kampus Wiraraja Sumenep, lanjut Ning Lia, menjadi bagian dari upayanya membangun komunikasi langsung dengan mahasiswa. Dialog tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memberikan perspektif positif mengenai politik dan demokrasi.
Ia berharap komunikasi dengan mahasiswa dapat terus dilakukan di berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam proses demokrasi.
“Saya berharap bukan hanya di Kampus Wiraraja. Di kampus mana pun ketika saya bertemu mahasiswa, semoga saya bisa memberikan kesan yang baik kepada mereka tentang dunia politik,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful