KKN UWKS Hadirkan Program Lingkungan, UMKM dan Literasi Digital untuk Warga Desa Pengalangan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok C1 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Desa Pengalangan, Kabupaten Gresik. (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok C1 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Desa Pengalangan, Kabupaten Gresik. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Gresik – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok C1 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Desa Pengalangan, Kabupaten Gresik. Program yang dijalankan mencakup bidang lingkungan, ekonomi, pendidikan, hingga literasi digital.

Sebelum menjalankan program, mahasiswa melakukan observasi lapangan dan pemetaan sosial (social mapping). Tahapan tersebut dilakukan melalui diskusi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta survei potensi lokal untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas warga.

Berdasarkan hasil pemetaan, mahasiswa menyusun sejumlah program yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Salah satu fokus kegiatan ialah peningkatan kualitas sanitasi lingkungan dan ketahanan pangan keluarga melalui program vertical garden serta pengolahan sampah rumah tangga.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapat pelatihan memanfaatkan lahan sempit untuk bercocok tanam secara vertikal. Mahasiswa juga mengedukasi masyarakat mengenai pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk kandang organik dan kompos sebagai alternatif pengelolaan limbah sekaligus mendukung produktivitas pekarangan.

“Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjadi solusi pemanfaatan lahan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah peternakan,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Di bidang ekonomi, mahasiswa memberikan edukasi kewirausahaan kepada anak-anak melalui pelatihan membuat kerajinan dari kawat bulu dan pembuatan celengan kreatif. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan semangat berwirausaha serta membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Sementara itu, bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kelompok C1 memberikan pendampingan mengenai aspek legalitas usaha. Materi yang diberikan meliputi penyusunan draf perjanjian sederhana, seperti kerja sama maupun sewa-menyewa, untuk memberikan kepastian hukum dalam menjalankan usaha.

“Mahasiswa juga menggelar sosialisasi literasi digital dan keamanan data. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengenali modus penipuan siber serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi di ruang digital,” jelasnya.

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Di sektor pendidikan, mahasiswa menerapkan media pembelajaran interaktif berbasis digital di sekolah dasar setempat. Penggunaan metode pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat belajar sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa selama proses belajar mengajar.

Koordinator KKN Kelompok C1 UWKS mengatakan seluruh program telah dilaksanakan sesuai dengan rencana. Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa berharap inovasi yang diperkenalkan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan Desa Pengalangan.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp