Batik dan Wayang Jadi Magnet Edu Kampus School 2026, Lia Istifhama: Jangan Sampai Warisan Leluhur Terlupakan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menghadiri edu campus school 2026 di Jatim Expo Surabaya. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama menghadiri edu campus school 2026 di Jatim Expo Surabaya. (Foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, upaya mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya terlihat dalam gelaran Edu Kampus School 2026 yang berlangsung di Jatim Expo Surabaya, di mana kekayaan budaya Indonesia mendapat ruang istimewa untuk diperkenalkan kepada para pelajar dan mahasiswa.

Melalui stan desa wisata binaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), pengunjung diajak menyelami beragam potensi budaya daerah yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menyimpan sejarah, filosofi, dan identitas bangsa yang patut dijaga.

Sejak hari pertama pameran, stan tersebut menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi. Berbagai produk unggulan daerah dipamerkan dengan konsep edukatif, memungkinkan pengunjung tidak hanya melihat hasil karya, tetapi juga memahami proses dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Batik dan Wayang Jadi Magnet Pengunjung

Di antara berbagai produk yang dipamerkan, batik dan wayang menjadi daya tarik utama. Keduanya berhasil mencuri perhatian para pelajar dan mahasiswa yang antusias mengamati ragam motif batik khas daerah serta koleksi wayang yang sarat makna.

Pengunjung diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat proses pembuatan batik, mulai dari tahapan menggambar motif hingga teknik pewarnaan yang menjadi ciri khas setiap daerah.

Sementara itu, koleksi wayang yang dipamerkan menghadirkan cerita tentang nilai-nilai kehidupan, kepemimpinan, hingga kebijaksanaan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kehadiran dua ikon budaya tersebut menjadi pengingat bahwa warisan leluhur tidak hanya layak dikenang, tetapi juga perlu dipahami dan dilestarikan oleh generasi masa kini.

Menjembatani Generasi Muda dengan Warisan Budaya Nusantara

BACA JUGA  Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Partisipasi desa wisata dalam Edu Kampus School 2026 dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan budaya lokal kepada kalangan muda melalui pendekatan yang lebih dekat dan interaktif.

Pameran ini tidak sekadar menjadi ajang promosi destinasi wisata atau produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan generasi muda dengan kekayaan budaya Nusantara yang selama ini mungkin hanya mereka kenal melalui buku atau media digital.

Dengan konsep yang edukatif dan inspiratif, para pengunjung diajak memahami bahwa budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan aset berharga yang memiliki peran penting dalam membangun karakter dan identitas bangsa.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi kehadiran desa wisata binaan KemenPANRB yang turut memperkenalkan potensi budaya lokal kepada kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Melalui kegiatan seperti ini, pelajar dan mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi pendidikan, tetapi juga memahami kekayaan budaya yang dimiliki daerahnya. Batik dan wayang harus menjadi kebanggaan generasi muda Indonesia,” ujar Lia Istifhama, Jumat (5/6/2026).

Menurut Lia, pengenalan budaya sejak usia muda menjadi langkah penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan bangsa. Dengan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam budaya lokal, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempromosikan kekayaan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni atau peringatan tertentu, melainkan harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk melalui dunia pendidikan.

“Kita ingin generasi muda tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga bangga untuk memperkenalkannya kepada dunia. Karena budaya adalah identitas yang membedakan kita sebagai bangsa,” pungkas Lia.

BACA JUGA  Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Edu Kampus School 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Pendidikan dan Budaya

Kehadiran stan desa wisata dalam Edu Kampus School 2026 menunjukkan bahwa pendidikan dan budaya dapat berjalan beriringan.

Selain memperoleh informasi mengenai dunia pendidikan dan masa depan karier, para pelajar juga mendapatkan pengalaman berharga untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya Indonesia.

Melalui kegiatan semacam ini, warisan budaya seperti batik dan wayang tidak hanya dipertahankan keberadaannya, tetapi juga terus hidup di tengah generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa di masa depan.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim
Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi
Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional
Dhamroni DPRD Sidoarjo Dorong Tunjangan untuk Guru yang Mengajar di Wilayah Terpencil
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Dana TKG Rp23 Miliar yang Mengendap Jadi SiLPA
Senator Lia Istifhama Dorong UNITABAH Lamongan Perkuat Pendidikan dan Peradaban Pesisir
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:58 WIB

Wagub Emil Titip Tiga Bekal kepada Mahasiswa Baru UNUSA, Modal Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 7 September 2026 - 23:11 WIB

Wagub Emil Ajak Mahasiswa Jadi Arsitek Pembangunan, Dorong Kolaborasi Internasional di Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 22:16 WIB

Senator Lia: Gen Z Harus Melek Politik dan Berani Suarakan Aspirasi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 112 Murid di Jombang, Apresiasi 193 Prestasi Nasional-Internasional

Berita Terbaru

WhatsApp