Senator Ning Lia Lempar Jumrah Dini Hari di Mina, Rasakan Ketenangan Spiritual Bersama Jamaah Haji

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Ning Lia Lempar Jumrah Dini Hari di Mina, Rasakan Ketenangan Spiritual Bersama Jamaah Haji.

Senator Ning Lia Lempar Jumrah Dini Hari di Mina, Rasakan Ketenangan Spiritual Bersama Jamaah Haji.

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Arab Saudi – Suasana dini hari di kawasan Jamarat, Mina, Arab Saudi, Jumat (29/5/2026), terasa begitu syahdu. Di tengah jutaan jamaah haji yang bergerak perlahan menuju lokasi lempar jumrah, anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, merasakan ketenangan sekaligus semangat solidaritas yang begitu kuat antarjamaah.

Sekitar pukul 03.00 waktu Arab Saudi, Ning Lia menuntaskan rangkaian lempar jumrah hari ketiga. Menurutnya, pelaksanaan ibadah tahun ini berlangsung jauh lebih tertib dan nyaman berkat pengaturan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi.

“Alhamdulillah, yang paling terasa adalah suasana tertib dan tenang. Pemerintah Arab Saudi benar-benar mengatur pembagian waktu lempar jumrah setiap negara dengan sangat baik,” ujar Ning Lia di Mina.

Ia menjelaskan, jamaah Indonesia diarahkan melaksanakan lempar jumrah pada waktu tertentu sehingga tidak terjadi penumpukan dengan jamaah dari negara lain. Skema tersebut dinilai mampu mengurangi kepadatan di jalur menuju Jamarat maupun di terowongan Mina.

“Karena waktunya sudah diatur, jamaah bisa lebih nyaman. Saat kita melempar jumrah bersama sesama jamaah Indonesia, suasananya terasa lebih tenang dan tidak menimbulkan kepanikan,” katanya.

Ning Lia juga mengingatkan jamaah agar tidak tergesa-gesa maupun memaksakan diri berada di posisi paling depan saat melempar jumrah. Menurutnya, ketenangan menjadi kunci utama menjaga keselamatan bersama.

“Tadi memang ada beberapa rombongan yang terlihat terburu-buru karena ingin berada paling depan. Padahal sebenarnya tidak perlu. Semua sudah diatur dengan baik. Kalau kita tetap tenang, insyaAllah ibadah juga terasa lebih khusyuk,” tuturnya dengan lembut.

Di tengah udara malam Mina yang hangat, Ning Lia mengaku merasakan kenyamanan selama prosesi ibadah berlangsung. Ia menyebut suhu dini hari cukup bersahabat sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang.

Selain itu, Lia menyampaikan apresiasi kepada petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tim resmi yang dibentuk oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang dinilainya hadir hampir di setiap titik perjalanan jamaah

“Saya tadi sempat berjalan sendiri dari Maktab 113 menuju lokasi lempar jumrah karena bertemu konstituen. Alhamdulillah, di sepanjang jalan banyak petugas PPIH yang berjaga. Itu membuat jamaah merasa aman dan tenang,” ujarnya.

Menurut Ning Lia, pelayanan terhadap jamaah lanjut usia (lansia) juga terasa sangat manusiawi. Banyak lansia yang dibantu menggunakan kursi roda, didampingi keluarga maupun petugas, hingga tetap bisa menjalankan ibadah dengan nyaman.

“Yang membuat hati saya tersentuh adalah solidaritas antarjamaah. Ketika ada lansia, jamaah lain dengan sukarela membantu dan melindungi. Suasana persaudaraan itu terasa sangat kuat,” ungkapnya.

Bagi Ning Lia, lempar jumrah bukan sekadar ritual ibadah, melainkan simbol perlawanan terhadap hawa nafsu dan berbagai sifat buruk dalam diri manusia. Karena itu, ia berharap seluruh jamaah dapat pulang membawa hati yang lebih bersih dan jiwa yang lebih tenang.

“Semoga sepulang dari Tanah Suci, kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, lebih peduli terhadap sesama, dan dijauhkan dari penyakit hati. Haji bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan untuk memperbaiki diri,” pungkasnya.(FRI)

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delegasi DPP KSPSI dan F SP NIBA KSPSI Perkuat Solidaritas di Konferensi NUBE 2026
BRICS Trade Union Forum ke-15 Ditutup, Delegasi Indonesia Tegaskan Komitmen Solidaritas Pekerja Global
Indonesia Tampil Strategis di BRICS Trade Union Forum 2026, KSPSI AGN Pimpin Plenary Session
ILC 114 Resmi Sahkan Perlindungan Pekerja Platform, Ojol Dapat Kepastian Hukum
Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Kawal Kebebasan Berserikat, Serukan Solidaritas untuk Rohingya
Menuju ILC 114 Jenewa, KSPSI AGN Siap Kawal Standar Ketenagakerjaan dan Pekerja Platform
Dari Rafale sampai Palestina, Presiden Prabowo dan Presiden Macron Kompak Perkuat Kemitraan Strategis Dua Negara
Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Solidaritas Jamaah Saat Puncak Armuzna Berlangsung
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Delegasi DPP KSPSI dan F SP NIBA KSPSI Perkuat Solidaritas di Konferensi NUBE 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:49 WIB

BRICS Trade Union Forum ke-15 Ditutup, Delegasi Indonesia Tegaskan Komitmen Solidaritas Pekerja Global

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:54 WIB

Indonesia Tampil Strategis di BRICS Trade Union Forum 2026, KSPSI AGN Pimpin Plenary Session

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:28 WIB

ILC 114 Resmi Sahkan Perlindungan Pekerja Platform, Ojol Dapat Kepastian Hukum

Senin, 8 Juni 2026 - 19:08 WIB

Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Kawal Kebebasan Berserikat, Serukan Solidaritas untuk Rohingya

Berita Terbaru

WhatsApp