Menuju ILC 114 Jenewa, KSPSI AGN Siap Kawal Standar Ketenagakerjaan dan Pekerja Platform

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan delegasi KSPSI ATUC yang dipimpin Andi Gani Nena Wea. (Foto: kspsi-agn).

William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan delegasi KSPSI ATUC yang dipimpin Andi Gani Nena Wea. (Foto: kspsi-agn).

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Jenewa – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia AGN mengirimkan dua delegasi Indonesia untuk menghadiri Sidang International Labour Conference (ILC) ke-114.

Dua perwakilan yang ditunjuk KSPSI ATUC yang dipimpin Andi Gani Nena Wea adalah William Yani Wea selaku perwakilan KSPSI AGN sekaligus Ketua Umum SP IMPPI dan Tonny Pangaribuan yang menjabat sebagai Bendahara KSPSI ATUC sekaligus Ketua Umum SP PMIT

114th International Labour Conference ILO digelar 1-12 Juni 2026 di Jenewa, Swiss. Sampai hari ke-5 seluruh komite teknis sudah masuk tahap pembahasan substansi berdasarkan laporan resmi ILO.

“Komite Aplikasi Standar hari ini mendalami Laporan Komite Ahli 2026 dan Survey Umum Employment and decent work for peace and resilience,” kata pria yang akrab disapa Willy itu, dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Willy mengungkapkan, krisis Timur Tengah berdampak langsung ke pekerja migran di Teluk, pelaut di Selat Hormuz, dan buruh pertanian di Lebanon Selatan.

Ia melanjutkan, proyeksi organisasi buruh internasional atau ILO, guncangan harga minyak berkepanjangan bisa menghapus 14 juta jam kerja purnawaktu tahun ini.

“Tugas KSPSI AGN di komite ini memastikan negara anggota tetap akuntabel, standar ILO tidak diturunkan, dan pekerja di sektor krisis tetap dapat perlindungan dasar. KSPSI AGN mendorong pemerintah Indonesia aktif menyampaikan praktik baik perlindungan pekerja migran Indonesia di forum ini,” terang Willy.

William Yani Wea memberikan pendapat di forum panel tentang kondisi negara Myanmar terhadap perlakuan kepada pengurus serikat pekerja dan Rohingya.

Ia menambahkan, KSPSI AGN berprinsip Komite Aplikasi Standar bukan untuk menghukum negara, tapi untuk memastikan janji negara saat meratifikasi konvensi ILO dipenuhi.

“Indonesia punya kepentingan besar agar standar ILO ditegakkan konsisten di kawasan ASEAN dan global, karena ini melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri” tegas pungkas Bung Willy.

Pada Hari sebelumnya William Yani Wea dan Tonny Pangaribuan ikut serta dalam unjuk rasa gabungan Serikat pekerja dari berbagai negara karena pimpinan serikat pekerja Belarus dipenjara dan Kondisi politik Myanmar yang makin buruk kepada serikat pekerja.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delegasi DPP KSPSI dan F SP NIBA KSPSI Perkuat Solidaritas di Konferensi NUBE 2026
BRICS Trade Union Forum ke-15 Ditutup, Delegasi Indonesia Tegaskan Komitmen Solidaritas Pekerja Global
Indonesia Tampil Strategis di BRICS Trade Union Forum 2026, KSPSI AGN Pimpin Plenary Session
ILC 114 Resmi Sahkan Perlindungan Pekerja Platform, Ojol Dapat Kepastian Hukum
Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Kawal Kebebasan Berserikat, Serukan Solidaritas untuk Rohingya
Senator Ning Lia Lempar Jumrah Dini Hari di Mina, Rasakan Ketenangan Spiritual Bersama Jamaah Haji
Dari Rafale sampai Palestina, Presiden Prabowo dan Presiden Macron Kompak Perkuat Kemitraan Strategis Dua Negara
Senator Lia Istifhama Soroti Pentingnya Solidaritas Jamaah Saat Puncak Armuzna Berlangsung
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Delegasi DPP KSPSI dan F SP NIBA KSPSI Perkuat Solidaritas di Konferensi NUBE 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:49 WIB

BRICS Trade Union Forum ke-15 Ditutup, Delegasi Indonesia Tegaskan Komitmen Solidaritas Pekerja Global

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:54 WIB

Indonesia Tampil Strategis di BRICS Trade Union Forum 2026, KSPSI AGN Pimpin Plenary Session

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:28 WIB

ILC 114 Resmi Sahkan Perlindungan Pekerja Platform, Ojol Dapat Kepastian Hukum

Senin, 8 Juni 2026 - 19:08 WIB

Delegasi Pekerja Indonesia di Jenewa Kawal Kebebasan Berserikat, Serukan Solidaritas untuk Rohingya

Berita Terbaru

WhatsApp