Platform AI Islam Aiman-Aisha Diluncurkan, Wamenkomdigi Nezar : Data Harus Akurat

Belum ada data penulis & editor

- Author

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat Peluncuran Platform Kecerdasan Buatan Keislaman Aiman dan Aisha di Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat Peluncuran Platform Kecerdasan Buatan Keislaman Aiman dan Aisha di Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai dimanfaatkan untuk menjawab pertanyaan keagamaan masyarakat. Namun, teknologi ini harus dilatih dengan data yang akurat dan terpercaya agar tidak menimbulkan kesalahan dalam memberikan jawaban.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat Peluncuran Platform Kecerdasan Buatan Keislaman Aiman dan Aisha di Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).

Nezar mengatakan AI berpotensi memberikan jawaban yang bias bahkan menyesatkan apabila tidak dilatih dengan data yang tepat, terlebih dalam isu sensitif seperti ajaran agama.

“Untuk Aiman dan Aisha ini, kalau data-datanya tidak di-training dengan baik, dapat memberikan hasil yang melenceng dari kaidah agama,” ujar Nezar dikutip dari laman Komdigi.go.id, Jumat (6/3/2026).

Meski demikian, Nezar mengapresiasi langkah pengembang platform yang telah melakukan mitigasi risiko. Salah satunya dengan mencegah AI menjawab pertanyaan yang sensitif atau kritis.

“Ini bagus, jadi sudah ada semacam penapis risiko untuk pertanyaan yang sensitif dan agak kritis. Nanti akan menyarankan untuk bertanya langsung kepada ustaz atau ahli,” kata Nezar.

Ia berharap platform Aiman dan Aisha dapat menjadi terobosan dalam pemanfaatan AI di bidang keagamaan.

“Semoga dengan pengembangan yang lebih intens, Aiman dan Aisha bisa menjadi lebih cerdas dan menjawab banyak pertanyaan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah Ahmad Imam Mujaddid Rais mengatakan generasi Z dan milenial saat ini kerap mencari jawaban soal agama melalui mesin pencari di internet.

Menurutnya, sumber rujukan di internet tidak selalu akurat sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

“Kehadiran Aiman dan Aisha memperkaya khazanah Islam di masyarakat untuk melahirkan pemahaman agama yang harmonis,” kata Ahmad.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Ia juga mendorong pengembang platform untuk melengkapi basis data dengan berbagai rujukan kitab dan fatwa ulama agar informasi yang diberikan lebih lengkap dan tepat bagi pengguna. (Syaiful/Yoyok)

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

WhatsApp