Mudik Lebaran Aman! Dinkes Jatim Siapkan 217 Pos Kesehatan dan Layanan PSC 119

Editor Yoyok

- Author

Senin, 16 Maret 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur menyiapkan 217 pos kesehatan yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik di Jawa Timur. Pos ini disiapkan untuk memastikan kesiapan layanan kesehatan selama arus mudik hingga arus balik Lebaran.

Kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas selama periode mudik Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr Erwin Astha Triyono mengatakan ratusan pos kesehatan itu ditempatkan di sejumlah lokasi dengan mobilitas tinggi. Diantaranya terminal, stasiun, pelabuhan, rest area, tempat ibadah hingga kawasan wisata.

“Pos kesehatan ini kami siapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara cepat kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Sehingga apabila pemudik mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan dapat segera memperoleh penanganan,” ujar dr Erwin dikutip dari laman resmi Dinkes Jatim, Senin (16/3/2026).

Selain pos kesehatan, sebanyak 447 rumah sakit di Jawa Timur juga tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam sepanjang masa mudik hingga arus balik Lebaran.

“Untuk mendukung kesiapan layanan tersebut, Dinkes Jatim juga menyiagakan tenaga kesehatan melalui sistem piket. Tercatat ada 343 dokter, 5.172 perawat, 44 tenaga kesehatan tradisional, serta 2.852 pengemudi ambulans yang disiapkan selama periode Lebaran,” jelasnya.

Menurut dr Erwin, langkah kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan sehat.

“Kami juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan BPJS Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta aparat keamanan, agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat selama arus mudik dapat berjalan optimal dan setiap kondisi darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” katanya.

Layanan kegawatdaruratan juga diperkuat melalui Public Safety Center (PSC) 119 yang telah tersedia di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Melalui layanan ini masyarakat dapat segera memperoleh pertolongan medis apabila terjadi kondisi darurat selama perjalanan.

Selain itu, Dinkes Jatim juga menyiapkan kontak person atau call center layanan kesehatan di masing-masing dinas kesehatan kabupaten/kota untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi maupun bantuan kesehatan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Dokter Erwin juga mengimbau para petugas kesehatan yang bertugas di pos kesehatan agar selalu sigap dan memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi serta monitoring kesehatan masyarakat selama periode mudik.

“Petugas kesehatan diharapkan selalu sigap dan ramah dalam melayani masyarakat. Koordinasi antarinstansi harus terus dijaga sehingga setiap kejadian dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tambahnya.

Dinkes Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik, di antaranya dengan beristirahat yang cukup, melakukan peregangan setiap empat jam perjalanan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta membawa obat pribadi bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Melalui berbagai langkah kesiapsiagaan tersebut diharapkan perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman, sehat, dan nyaman sehingga momen Idulfitri dapat dirayakan bersama keluarga,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen
Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi
186 Kasus HIV di Kota Malang Jadi Sorotan, Puguh DPRD Jatim Sebut Kondisi Mengkhawatirkan
Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026
Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan
Puguh Wiji Pamungkas Raih Maklumat Award 2026, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Akses Kesehatan Warga Jatim
Surabaya Temukan 4.191 Kasus TBC, Lilik Hendarwati Minta Warga Tidak Panik
Dokter Benjamin DPRD Jatim Prihatin, 7.129 Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Sidoarjo dalam Tiga Bulan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Gubernur Khofifah Kembali Beri Kado HUT Ke-81 RI, Medical Check Up di RS Paru Manguharjo Gratis 100 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:05 WIB

Akreditasi Rumah Sakit Kini Berbasis Hasil Klinis, Puguh DPRD Jatim Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:54 WIB

186 Kasus HIV di Kota Malang Jadi Sorotan, Puguh DPRD Jatim Sebut Kondisi Mengkhawatirkan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:37 WIB

Gubernur Khofifah Bangga RSUD Dr. Soetomo Jadi Rumah Sakit Terbaik Nasional Versi SCImago 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pemadaman Listrik di Jatim Jadi Sorotan, Puguh DPRD Minta Rumah Sakit Diprioritaskan

Berita Terbaru

WhatsApp