Kunjungi Pameran Seni di DPRD Jatim, Senator Lia Apresiasi Karya Seniman Lokal

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi karya seniman lokal yang dipamerkan di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura. (Dok. Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi karya seniman lokal yang dipamerkan di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura. (Dok. Istimewa)

Surabaya – Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi karya seniman lokal yang dipamerkan di Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya. Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Senin (12/10/2026).

Lia, yang akrab disapa Ning Lia, menyempatkan diri menyapa para seniman dan melihat sejumlah karya yang dipamerkan. Menurutnya, seni tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi juga merepresentasikan identitas dan kekayaan budaya masyarakat Jawa Timur.

“Keren banget, terus berkarya ya,” sapa Ning Lia kepada salah seorang seniman bernama Lely dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Selain lukisan yang mengangkat kisah budaya, Ning Lia juga melihat lukisan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari.

Kedua tokoh tersebut dikenal memiliki peran dalam perjalanan bangsa. Gus Dur, misalnya, lekat dengan pemikiran tentang toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan kemanusiaan.

Ning Lia menilai nilai-nilai tersebut relevan dengan upaya membangun Jawa Timur yang inklusif. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga perlu memperhatikan kebudayaan, kreativitas, dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemikiran Gus Dur yang menempatkan kemanusiaan sebagai nilai penting dalam kehidupan berbangsa juga relevan dengan upaya membangun Jawa Timur yang inklusif. Sebab, pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan dan infrastruktur, yakni kepedulian terhadap manusia, penghormatan terhadap keberagaman, serta kesempatan yang setara bagi masyarakat untuk mengembangkan potensinya,” kata senator asal Jawa Timur tersebut.

Ning Lia menilai seniman lokal memiliki peran dalam menjaga identitas budaya sekaligus mewariskan nilai-nilai kepada generasi berikutnya. Karena itu, karya seni perlu mendapatkan ruang agar semakin dikenal masyarakat luas.

Menurutnya, karya seni tidak hanya menghadirkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan pesan dan ingatan kolektif yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.

“Jawa Timur memiliki banyak potensi, termasuk kreativitas para seniman. Karya-karya mereka perlu diapresiasi dan diberi ruang agar semakin berkembang serta dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Dia menambahkan, momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam pembangunan daerah. Seniman, pelaku budaya, generasi muda, akademisi, dan komunitas masyarakat dinilai memiliki peran sesuai bidang masing-masing.

Ning Lia menyebut Jawa Timur sebagai bangunan politik humanis yang perlu diperkuat melalui kolaborasi kepemimpinan, keberlanjutan pembangunan, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus memberikan ruang bagi berbagai kelompok masyarakat untuk berkembang. Upaya tersebut tidak hanya mencakup sektor ekonomi, sosial, keagamaan, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat desa, tetapi juga pengembangan ekosistem seni dan budaya.

“Jawa Timur yang maju bukan hanya daerah dengan berbagai capaian pembangunan, melainkan juga ruang bersama yang menghargai kreativitas, keberagaman, dan martabat setiap warganya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga mengapresiasi kolaborasi kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Menurutnya, sinergi kepemimpinan diperlukan untuk menjawab beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan ekonomi hingga penguatan kehidupan sosial dan budaya.

“Kita melihat bagaimana pasangan pemimpin di Jawa Timur bekerja secara kolaboratif, inklusif, dan benar-benar menyikapi berbagai persoalan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.

Dia berharap apresiasi terhadap seniman dan penguatan kolaborasi berbagai elemen masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya membangun Jawa Timur yang tidak hanya berkembang secara material, tetapi juga kaya akan budaya dan kepedulian terhadap kreativitas masyarakat.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ruwatan dan Tirakatan RPS Sidoarjo Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bersatu dalam Doa
Zahlul DPRD Sidoarjo Dorong Sound Horeg Dikemas Jadi Bagian dari Kegiatan Budaya
Rahayu Saraswati DPR RI Kagum Jember Fashion Carnaval, Kreativitas Anak Bangsa Jadi Sorotan Dunia
Gubernur Khofifah Resmi Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mendunia
Di Hadapan Forum Pamong Kebudayaan, Puguh DPRD Jatim Tegaskan Pentingnya Regulasi Adat
Maknai Tahun Baru Jawa, Irmawati Subagio Lestarikan Tradisi Ziarah Leluhur Trah Hamengkubuwono III
Puguh DPRD Jatim Salurkan Dana Aspirasi untuk Jaga Eksistensi Budaya
Apresiasi Keberangkatan NAAT ke Malaysia, Gus Firman : Selamat Berbagi Warisan Spiritual Leluhur
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Kunjungi Pameran Seni di DPRD Jatim, Senator Lia Apresiasi Karya Seniman Lokal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Ruwatan dan Tirakatan RPS Sidoarjo Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bersatu dalam Doa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Dorong Sound Horeg Dikemas Jadi Bagian dari Kegiatan Budaya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:56 WIB

Rahayu Saraswati DPR RI Kagum Jember Fashion Carnaval, Kreativitas Anak Bangsa Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:38 WIB

Gubernur Khofifah Resmi Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mendunia

Berita Terbaru

WhatsApp