Maknai Tahun Baru Jawa, Irmawati Subagio Lestarikan Tradisi Ziarah Leluhur Trah Hamengkubuwono III

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tradisi malam satu suro. (Foto: Gemini AI)

Ilustrasi tradisi malam satu suro. (Foto: Gemini AI)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Sidoarjo – Pergantian Tahun Baru Jawa yang ditandai dengan datangnya tanggal 1 Suro selalu menjadi momen sakral bagi sebagian masyarakat Jawa. Selain menjadi awal penanggalan Jawa, bulan Suro juga bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Hijriah yang identik dengan refleksi diri dan peningkatan spiritualitas.

Tradisi menyambut tanggal 1 Suro pun dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui ziarah ke makam leluhur. Hal itu pula yang dilakukan Direktur PT MJP, Irmawati Subagio, dengan berziarah ke Kompleks Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @irmawati_official, Sabtu (6/6/2026), Irmawati menjelaskan bahwa tradisi tersebut telah menjadi agenda rutin keluarga sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur Trah Hamengkubuwono III.

“Bagi masyarakat Jawa, tanggal 1 Suro bukan sekadar pergantian tahun baru. Ini adalah momentum untuk melakukan refleksi diri, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, sekaligus mengenang jasa para leluhur,” ujar Irmawati.

Politikus muda Partai Gerindra Sidoarjo itu menuturkan, pada hari-hari tertentu akses menuju area makam memang hanya diperuntukkan bagi keluarga keraton dan trah terkait. Seluruh prosesi dilakukan dengan pendampingan abdi dalem sesuai tata cara dan adat yang berlaku.

“Setiap tahun kami sowan ke Imogiri sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur Trah Hamengkubuwono II. Pada waktu-waktu tertentu, akses khusus hanya diperuntukkan bagi keluarga keraton dan trah terkait dengan pendampingan abdi dalem sesuai adat yang berlaku,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Irmawati juga mendampingi Agus yang selama ini turut mengikuti rangkaian prosesi ziarah dari tahun ke tahun. Kegiatan itu diisi dengan tahlil dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

Menurutnya, tradisi ziarah bukan hanya sebatas kunjungan ke makam leluhur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.

“Bagi kami, tradisi ini bukan sekadar ziarah, melainkan pengingat untuk selalu menghargai asal usul, menjaga nilai-nilai luhur, dan meneruskan warisan kebaikan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ruwatan dan Tirakatan RPS Sidoarjo Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bersatu dalam Doa
Zahlul DPRD Sidoarjo Dorong Sound Horeg Dikemas Jadi Bagian dari Kegiatan Budaya
Rahayu Saraswati DPR RI Kagum Jember Fashion Carnaval, Kreativitas Anak Bangsa Jadi Sorotan Dunia
Gubernur Khofifah Resmi Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mendunia
Di Hadapan Forum Pamong Kebudayaan, Puguh DPRD Jatim Tegaskan Pentingnya Regulasi Adat
Puguh DPRD Jatim Salurkan Dana Aspirasi untuk Jaga Eksistensi Budaya
Apresiasi Keberangkatan NAAT ke Malaysia, Gus Firman : Selamat Berbagi Warisan Spiritual Leluhur
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Ruwatan dan Tirakatan RPS Sidoarjo Jadi Simbol Toleransi, Tokoh Lintas Agama Bersatu dalam Doa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Zahlul DPRD Sidoarjo Dorong Sound Horeg Dikemas Jadi Bagian dari Kegiatan Budaya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:56 WIB

Rahayu Saraswati DPR RI Kagum Jember Fashion Carnaval, Kreativitas Anak Bangsa Jadi Sorotan Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:38 WIB

Gubernur Khofifah Resmi Buka Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Budaya Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Mendunia

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:08 WIB

Di Hadapan Forum Pamong Kebudayaan, Puguh DPRD Jatim Tegaskan Pentingnya Regulasi Adat

Berita Terbaru

WhatsApp