Kolaborasi Dinsos Jatim, IKA Unair dan YDSF Gelar Pondok Ramadan Sahabat Tuli

Belum ada data penulis & editor

- Author

Minggu, 8 Maret 2026 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan ruang inklusif bagi penyandang disabilitas. Salah satunya dengan menggelar Pondok Ramadan Sobat Dili (Disabilitas Tuli) sebagai sarana pendalaman spiritual bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.

Berbeda dengan pesantren kilat pada umumnya, seluruh rangkaian kegiatan dalam Pondok Ramadan ini dipandu instruktur dan pendamping yang menguasai bahasa isyarat. Hal itu dilakukan agar pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan dengan jelas tanpa hambatan komunikasi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan. Mulai dari tausiah tentang fikih dan akhlak, membaca Al-Quran, hingga memahami ayat suci Al-Quran melalui metode bahasa isyarat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan praktik ibadah seperti tata cara salat dan wudu yang benar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang menjadi momen silaturahmi antara penyandang disabilitas dan para pendamping sosial.

Puncak kegiatan ditutup dengan doa khatam Al-Quran yang diharapkan dapat memotivasi para peserta agar terus berinteraksi dengan Al-Quran.

Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani mengatakan kegiatan Pondok Ramadan Sobat Dili rutin digelar setiap tahun.

“Setiap tahun diadakan selama dua hari. Banyak pihak yang mendukung sehingga kegiatan ini bisa terus terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) yang juga Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga periode 2025-2030, Dr Abdullah Machin atau Gus Machin mengatakan pihaknya turut berkolaborasi memberikan layanan kesehatan bagi peserta.

Menurutnya, kerja sama dilakukan bersama Persatuan Dokter THT Universitas Airlangga dan RSUD dr Soetomo.

“Mungkin masih ada sisa-sisa pendengaran sehingga bisa dibantu dengan alat pendengaran,” katanya.

Manajer YDSF, Muhammad Nasrulloh menilai kolaborasi dalam kegiatan Pondok Ramadan tersebut sangat positif, terutama sebagai bentuk kegiatan sosial di bidang kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua Rumah Quran Sahabat Tuli (RQST) Maskurun mengaku antusias dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menyebut banyak dukungan yang diberikan, mulai dari layanan pengobatan hingga pembagian paket bingkisan.

“Ini berkah Ramadan,” ujarnya.

Maskurun berharap kegiatan yang didukung Dinsos Jatim, YDSF, dan IKA Unair tersebut dapat terus berlanjut setiap tahun dan diperluas hingga ke kabupaten/kota.

“Sahabat tuli ada di 22 cabang di berbagai daerah. Kalau hanya di Dinsos Jatim, banyak yang belum merasakan karena jaraknya jauh,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi
Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya
Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas
LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS
Koordinator Koalisi Disabilitas Jatim: KDD dan Anggaran Inklusif Jadi Kunci Implementasi Raperda
LDC Soroti Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas saat Sensus, BPS Surabaya Dinilai Diskriminatif
Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 23:32 WIB

Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:26 WIB

LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS

Berita Terbaru

WhatsApp