Koordinator Koalisi Disabilitas Jatim: KDD dan Anggaran Inklusif Jadi Kunci Implementasi Raperda

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari bersama para anggota Koalisi Disabilitas Jawa Timur. (foto: Istimewa)

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari bersama para anggota Koalisi Disabilitas Jawa Timur. (foto: Istimewa)

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penghormatan, Perlindungan, dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas Jawa Timur memasuki tahap akhir pembahasan. Regulasi tersebut telah menyelesaikan proses harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur dan kini menunggu finalisasi politik di DPRD Jatim.

Koordinator Koalisi Disabilitas Jawa Timur Abdul Majid menyebut capaian tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hak penyandang disabilitas di tingkat daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRD Jawa Timur, seluruh fraksi, Komisi E DPRD Jawa Timur, organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam merampungkan Raperda ini,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Menurut Majid, rampungnya pembahasan Raperda bukan sekadar capaian administratif. Lebih dari itu, regulasi tersebut menjadi wujud komitmen politik dalam memastikan hak-hak penyandang disabilitas terlindungi secara sistematis.

Ketua Umum LIRA Disability Care (LDC) itu menegaskan, tantangan berikutnya adalah memastikan implementasi regulasi berjalan efektif melalui dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, peran Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jatim dinilai sangat penting.

“Isu penganggaran inklusif menjadi krusial. Kami mendorong pengarusutamaan isu disabilitas dalam perencanaan dan penganggaran di seluruh OPD. Komitmen Banggar DPRD Jawa Timur dan perangkat daerah sangat penting agar regulasi ini tidak berhenti di atas meja pimpinan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penyandang disabilitas,” tegas Majid.

Salah satu poin penting dalam Raperda tersebut adalah pembentukan Komisi Disabilitas Daerah. Lembaga nonstruktural yang berada di bawah Gubernur Jawa Timur itu nantinya bertugas melakukan pemantauan, evaluasi, serta advokasi terhadap pelaksanaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

“Pembentukan Komisi Disabilitas Daerah menjadi langkah penting untuk memastikan adanya mekanisme pengawasan yang independen dan berkelanjutan. Ini merupakan instrumen akuntabilitas agar implementasi kebijakan tetap berada di jalur yang benar,” tambah Majid.

Koalisi Disabilitas Jawa Timur berharap Raperda tersebut segera disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Dengan begitu, berbagai program dan kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup mereka di Jawa Timur.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi
Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya
Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas
LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS
LDC Soroti Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas saat Sensus, BPS Surabaya Dinilai Diskriminatif
Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim
Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 23:32 WIB

Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:26 WIB

LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS

Berita Terbaru

WhatsApp