HPN 2026, Sekjen APSI Sulaisi: Pers Penjaga Akal Sehat di Tengah Anomali Penegakan Hukum

Belum ada data penulis & editor

- Author

Senin, 9 Februari 2026 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Sulaisi Abdurrazaq. (Foto: Istimewa)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Sulaisi Abdurrazaq. (Foto: Istimewa)

DigitalJatim.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Sulaisi Abdurrazaq menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada seluruh insan pers di Tanah Air. Ia juga menitipkan pesan agar pers tetap berdiri sebagai penjaga akal sehat publik di tengah maraknya anomali penegakan hukum.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Tetap semangat bagi para insan pers dalam menjaga akal sehat publik di tengah maraknya anomali penegakan hukum,” ujar Sulaisi saat dihubungi wartawan DigitalJatim.com, Senin (9/2/2026).

Menurut Sulaisi, proses hukum yang berada di tangan aparat penegak hukum (APH) kerap menimbulkan kejanggalan, inkonsistensi, bahkan melukai rasa keadilan masyarakat. Karena itu, pers tidak boleh hanya menjadi corong seremonial atau sekadar mengulang rilis.

“Pers sesungguhnya adalah harapan publik,” tegas pengacara senior asal Sumenep tersebut.

Ia menyebut, setidaknya ada empat peran penting pers yang perlu dijalankan. Pertama, membongkar anomali penegakan hukum ketika terjadi peristiwa yang bertentangan dengan rasa keadilan publik. Pers, kata dia, tidak boleh apatis terhadap penyimpangan dari logika hukum dan asas keadilan.

“Pers harus tajam dan kritis, berbasis data, serta berkelanjutan,” jelasnya.

Kedua, menjaga jarak dari kekuasaan. Di saat hukum rentan ditarik ke dalam kepentingan politik dan modal, pers wajib menjaga independensi. Sebab, tanpa kemerdekaan pers, hukum mudah berubah menjadi alat, bukan lagi instrumen keadilan.

Ketiga, menghidupkan nurani publik. Menurut Sulaisi, pers tidak cukup hanya menyampaikan apa yang dilakukan APH atau memuat putusan hukum. Pers juga perlu mengulas mengapa muncul anomali penegakan hukum, menyoroti putusan-putusan yang bermasalah, serta menganalisis dampaknya bagi masyarakat dan masa depan hukum di Indonesia.

Keempat, menjadi arsip perlawanan terhadap ketidakadilan. “Hari ini satu putusan mungkin lolos dari koreksi, satu penanganan perkara mungkin dapat dimanipulasi. Namun, kerja pers yang jujur akan menjadi catatan sejarah bahwa ketidakadilan pernah dilawan,” tuturnya.

BACA JUGA  Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta

Ia menegaskan, ketika hukum menunjukkan anomali, pers tidak boleh netral. “Pers harus berpihak pada kebenaran dan keadilan,” pungkasnya. (ful)

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar
Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta
Lansia 84 Tahun Patah Tulang Usai Diduga Disemprot Air oleh Tetangga, Keluarga Minta Keadilan
Dugaan Korupsi BSPS Rp109,8 Miliar, LIRA Jatim Minta Kejari Sumenep Bongkar Aliran Komitmen Fee
Bejat! Ayah Kandung di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Umur 17 Tahun hingga Hamil 4 Bulan
2 WN Malaysia Ditangkap di Bandara Juanda, Bawa Cairan Etomidat untuk Vape
Rumah Bertuliskan “Dijual” Jadi Markas Oplos Gas Elpiji di Sidoarjo, Omzet Puluhan Juta
Dari Utang Rp300 Juta ke Ikatan Rp4 Miliar, Senator Lia Soroti Mafia Tanah di Surabaya
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:18 WIB

Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 20:12 WIB

Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:47 WIB

Lansia 84 Tahun Patah Tulang Usai Diduga Disemprot Air oleh Tetangga, Keluarga Minta Keadilan

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Korupsi BSPS Rp109,8 Miliar, LIRA Jatim Minta Kejari Sumenep Bongkar Aliran Komitmen Fee

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:30 WIB

Bejat! Ayah Kandung di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Umur 17 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Berita Terbaru

WhatsApp