Gubernur Khofifah Terima Bupati Banyuwangi dan Bondowoso di Grahadi, Tegaskan Dukungan Revalidasi UNESCO Global Geopark

Editor Yoyok

- Author

Rabu, 15 April 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Hakim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Hakim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Adpim For Digitaljatim)

Editor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) untuk kawasan Geopark Ijen.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Hakim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan ini, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa revalidasi merupakan proses evaluasi menyeluruh yang wajib dilaksanakan setiap empat tahun untuk memastikan pengelolaan geopark tetap memenuhi standar internasional yang ditetapkan UNESCO.

“Pemprov Jatim memberi atensi besar revalidasi UNESCO Global Geopark sebab Geopark Ijen telah melalui siklus penuh pengakuan internasional serta memastikan kualitas yang berkelanjutan melalui revalidasi tahun 2026,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2026).

Khofifah menekankan pentingnya kesiapan yang matang dari seluruh pemangku kepentingan. Pasalnya, aspek yang dinilai dalam revalidasi tidak hanya kondisi eksisting, tetapi juga perkembangan dan capaian yang telah dilakukan sejak penetapan sebelumnya.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menentukan status Geopark Ijen dalam jaringan UGG, yakni Green Card_(status dipertahankan), Yellow Card (perlu perbaikan dalam dua tahun), atau Red Card (pencabutan dari jaringan).

“Kami ingin melihat langsung progres dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan saat asesor melakukan penilaian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa capaian status Green Card tidak hanya menjadi simbol pengakuan internasional, tetapi juga memiliki dampak strategis terhadap peningkatan kunjungan wisata minat khusus, peluang investasi, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan dan budaya di kawasan Geopark Ijen.

“Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, kami tidak sekadar mempertahankan status UNESCO Global Geopark tetapi menjadikannya model geopark berkelanjutan tingkat global,” tegasnya.

BACA JUGA  Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Khofifah juga mengharapkan dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, maupun masyarakat.

Hal ini mengingat keberadaan Geopark Ijen telah memberikan dampak nyata, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat, pengembangan pendidikan, pelestarian budaya, serta kegiatan penelitian di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso

“Dari sisi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kebudayaan, penelitian Ijen geopark sangat berdampak bagi masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat
Gapura Jenggala Bakal Jadi Ikon Perbatasan Sidoarjo-Surabaya, Ini Rencana Bupati Subandi
Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan
Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Komisi D DPRD Sidoarjo Hearing soal Bansos Beras di Desa Kalimati, Soroti Transparansi Data Penerima Manfaat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru

WhatsApp