Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Heru MAKI Jatim: Peringatan Keras bagi Kepala Daerah

Editor Yoyok

- Author

Sabtu, 11 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MAKI Jawa Timur Heru Satriyo. (Foto: Istimewa)

Ketua MAKI Jawa Timur Heru Satriyo. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo merespons keras operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. Ia menilai kasus yang terjadi pada Sabtu (11/4/2026) itu menunjukkan praktik korupsi di kalangan kepala daerah masih marak.

Heru menyebut, OTT yang dilakukan KPK bukan sekadar kasus individu. Ia menilai peristiwa tersebut mencerminkan persoalan sistemik yang terus berulang di Jawa Timur.

“OTT ini bukan sekadar kasus individu, melainkan cerminan kegagalan sistem yang berulang. Ini bukan lagi kecolongan, tapi sudah menjadi pola. Hampir setiap tahun ada kepala daerah di Jawa Timur yang ditangkap KPK,” kata Heru kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, maraknya kasus korupsi menunjukkan upaya penindakan belum memberikan efek jera yang signifikan. Heru menilai masih ada celah dalam sistem pengawasan yang dimanfaatkan oleh para pejabat.

“Kalau efek jera benar-benar ada, tidak mungkin kasus seperti ini terus berulang. Artinya, ada yang salah, baik dari sisi pengawasan maupun komitmen moral pejabat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pola korupsi yang kerap terjadi di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyebut praktik tersebut umumnya berkaitan dengan perizinan, proyek, hingga pengelolaan anggaran.

“Biasanya polanya tidak jauh dari jual beli jabatan, proyek, dan permainan anggaran. Ini lingkaran lama yang terus berulang dengan aktor berbeda,” jelas Heru.

Ia pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Menurut Heru, penanganan tidak boleh berhenti pada kepala daerah saja, tetapi harus mengungkap jaringan yang terlibat.

“KPK harus berani bongkar sampai akar-akarnya. Jangan hanya berhenti di kepala daerah. Siapa pun yang terlibat, baik dari birokrasi maupun pihak swasta, harus diproses hukum,” tegasnya.

BACA JUGA  Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar

Heru mengingatkan, tanpa perbaikan sistem yang menyeluruh, Jawa Timur berpotensi terus mencatat kasus korupsi kepala daerah. Ia menilai hal ini menjadi peringatan serius bagi seluruh pejabat daerah.

“Kalau tidak ada perbaikan sistem yang serius, saya yakin daftar ini akan terus bertambah. Ini peringatan keras bagi kepala daerah di Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar
Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta
Lansia 84 Tahun Patah Tulang Usai Diduga Disemprot Air oleh Tetangga, Keluarga Minta Keadilan
Dugaan Korupsi BSPS Rp109,8 Miliar, LIRA Jatim Minta Kejari Sumenep Bongkar Aliran Komitmen Fee
Bejat! Ayah Kandung di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Umur 17 Tahun hingga Hamil 4 Bulan
2 WN Malaysia Ditangkap di Bandara Juanda, Bawa Cairan Etomidat untuk Vape
Rumah Bertuliskan “Dijual” Jadi Markas Oplos Gas Elpiji di Sidoarjo, Omzet Puluhan Juta
Dari Utang Rp300 Juta ke Ikatan Rp4 Miliar, Senator Lia Soroti Mafia Tanah di Surabaya
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:18 WIB

Kawal Sengketa Rumah Warga, Senator Lia Soroti Utang Rp368 Juta hingga Aset Rp3,17 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 20:12 WIB

Tiga Pelaku Peredaran Uang Palsu Ditangkap Polresta Sidoarjo, Beli Rp500 Ribu Dapat Upal Rp2 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:47 WIB

Lansia 84 Tahun Patah Tulang Usai Diduga Disemprot Air oleh Tetangga, Keluarga Minta Keadilan

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Korupsi BSPS Rp109,8 Miliar, LIRA Jatim Minta Kejari Sumenep Bongkar Aliran Komitmen Fee

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:30 WIB

Bejat! Ayah Kandung di Sidoarjo Tega Setubuhi Anak Umur 17 Tahun hingga Hamil 4 Bulan

Berita Terbaru

WhatsApp