Kriyanusa 2026, Arumi Dorong Dekranasda Jatim Semakin Berkualitas dan Berdaya Saing

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Senin, 28 September 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menghadiri pembukaan Pameran Kriyanusa Kerajinan Nusantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. (Dok. Humas Pemprov)

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menghadiri pembukaan Pameran Kriyanusa Kerajinan Nusantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. (Dok. Humas Pemprov)

Jakarta – Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk kerajinan dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Salah satunya dengan mendorong perajin mengikuti pameran berskala nasional hingga internasional.

“Kami terus berkomitmen mengembangkan kualitas serta daya saing perajin di Jatim untuk meningkatkan perekonomian daerah sekaligus meningkatkan peran serta sektor UMKM,” kata Arumi usai menghadiri pembukaan Pameran Kriyanusa Kerajinan Nusantara 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Dalam Kriyanusa 2026, terdapat tujuh stan kerajinan dari daerah di Jawa Timur yang menampilkan beragam produk. Ketujuh daerah tersebut yakni Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Tuban.

Menurut Arumi, Kriyanusa tidak hanya menjadi ajang untuk memamerkan produk kerajinan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana menjaga warisan budaya dan identitas bangsa sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif.

“Hal itu juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan ekonomi kreatif, termasuk sektor kerajinan, sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Arumi menilai Kriyanusa juga menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi bagi Dekranasda dari berbagai daerah. Forum tersebut dapat dimanfaatkan untuk bertukar pengalaman dan praktik baik dalam membina perajin serta pelaku UMKM kriya.

“Kegiatan semacam ini menjadi ruang yang sangat baik bagi kami, para Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia, untuk saling bertukar pikiran, berbagi ide, inovasi maupun pengalaman dalam membina para perajin dan pelaku UMKM di daerah masing-masing,” katanya.

“Banyak praktik baik yang bisa kami pelajari dan tentu menjadi inspirasi untuk terus memperkuat program pembinaan di Jawa Timur agar semakin relevan dengan kebutuhan perajin dan perkembangan pasar,” imbuh Arumi.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Berbagai pengalaman tersebut, lanjut Arumi, akan menjadi bahan evaluasi Dekranasda Jatim untuk meningkatkan pembinaan perajin. Program tersebut mencakup pengembangan desain produk, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses pemasaran, hingga penguatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

“Kita mendorong perajin kita untuk mampu membawa karya mereka di kancah global. Mari bersama hadir di Kriyanusa 2026 untuk menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Tema tersebut menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pengembangan industri kerajinan, termasuk dengan memperhatikan isu lingkungan.

“Kerajinan harus berkesinambungan. Artinya, siklusnya tidak berjalan sekali, melainkan terus bergerak setiap hari dengan tetap memperhatikan isu lingkungan. Kita mendukung eco economy,” kata Tri.

Tri mengatakan peluang pasar internasional bagi produk kerajinan Indonesia masih terbuka luas. Berdasarkan data BPS yang disampaikannya, serapan ekspor kerajinan Indonesia pada 2025 mencapai Rp 20 triliun.

Melalui Kriyanusa, Dekranas mendorong peningkatan daya saing, kualitas, mutu, dan kreativitas produk kerajinan daerah agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

“Dekranas ingin membantu Dekranasda agar bisa meningkatkan segala aspek kerajinan, baik dari daya saing, kualitas, mutu maupun kreativitas,” ujarnya.

Tri juga meminta peserta memanfaatkan Kriyanusa sebagai kesempatan untuk mempromosikan produk sekaligus membuka peluang bertemu calon pembeli atau buyer.

“Kita membuka peluang lebih luas dengan memberi kesempatan untuk mengikuti lomba produk potensi terbaik karena produk mereka akan mendapatkan kesempatan pameran di dalam dan luar negeri,” katanya.

Ketua Bidang Promosi dan Humas Dekranas Indri Angga Prabowo menambahkan Kriyanusa menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap perajin agar tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

“Kami percaya keberhasilan perajin kita adalah keberhasilan bangsa. Maka kami mengajak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, hadir dan mendukung untuk bangga menggunakan produk Indonesia,” tuturnya.

Pameran Kriyanusa 2026 berlangsung pada 26-30 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Pameran tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Rakabuming Raka.

Selain pameran produk kerajinan, rangkaian Kriyanusa 2026 juga mencakup perlombaan dan pemilihan kriya potensial dari berbagai daerah sebagai upaya mendorong pengembangan produk kriya unggulan daerah.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

WhatsApp