Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo terpilih menjadi salah satu daerah percontohan Proyek InCircular di Jawa Timur. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengelolaan sampah sekaligus mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat daerah.
Sidoarjo menjadi satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Timur yang ditetapkan sebagai proyek percontohan. Empat daerah lainnya yakni Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Probolinggo.
Peluncuran kabupaten/kota percontohan Proyek InCircular berlangsung di Surabaya, Selasa (15/9/2026).
Bupati Sidoarjo Subandi mendorong penguatan pengelolaan sampah plastik, mulai dari bank sampah hingga TPS 3R. Menurutnya, sampah tidak semestinya hanya berakhir di tempat pembuangan, tetapi dapat dimanfaatkan dan didaur ulang sehingga memiliki nilai guna.
“Kami mendorong semua pihak untuk meningkatkan dan menguatkan pengelolaan sampah plastik dari tingkat bank sampah hingga TPS 3R. Saatnya sampah dimanfaatkan dan didaur ulang, bukan sekadar dibuang,” ujar Subandi melalui video yang diunggah di akun Instagram resminya @cakband1, Rabu (16/9/2026).
Bupati Subandi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah TPST 3R yang ada. Pemetaan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah untuk mendukung pelaksanaan program yang merupakan hasil kerja sama dengan pihak Jerman.
“Tentu, kita sudah sampaikan bagaimana pemetaan TPST 3R yang sudah ada. Kalau ini kita lakukan, apa yang disampaikan terkait kerja sama dengan pihak Jerman ini akan berjalan baik,” katanya.
Subandi menegaskan, pengelolaan sampah plastik membutuhkan komitmen bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan. Penguatan pengelolaan di tingkat bank sampah hingga TPS 3R menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.
“Pengelolaan sampah plastik ini sangatlah penting, mulai dari tingkat bank sampah hingga TPS 3R. Ini benar-benar komitmen yang sangat besar kalau berjalan dengan baik,” tegasnya.
Subandi optimistis program tersebut dapat berjalan optimal jika seluruh pihak ikut mengambil peran. Terlebih, setiap daerah memiliki inovasi masing-masing dalam menangani persoalan sampah.
“Kami sangat yakin program pemerintah dilakukan dengan baik. Apalagi yang disampaikan Pak Wagub bahwa semua daerah mempunyai masing-masing inovasi. Tujuannya apa? Yaitu zero sampah,” pungkasnya.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat