LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

- Publisher

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIRA Disability Care (LDC) menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur di Kantor Kominfo Jatim. (dok. Istimewa)

LIRA Disability Care (LDC) menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur di Kantor Kominfo Jatim. (dok. Istimewa)

Surabaya – LIRA Disability Care (LDC) menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jawa Timur di Kantor Kominfo Jatim, Kamis (9/7/2026) lalu. Audiensi tersebut membahas upaya mendorong ruang digital yang aman, inklusif, dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Dalam pertemuan itu, LDC menyosialisasikan Kode Etik Advokasi Digital Penyandang Disabilitas yang diinisiasi sebagai pedoman bersama bagi pemerintah, kreator konten, media, hingga masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang bebas dari diskriminasi.

Selain sosialisasi, audiensi juga menjadi forum diskusi mengenai masih maraknya praktik ableism di ruang digital. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan dalam mewujudkan akses informasi yang setara bagi penyandang disabilitas.

Kepala Divisi Riset dan Inovasi LDC, Mira Aulia mengatakan ruang digital yang aman dan inklusif merupakan hak seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Kode etik ini penting sebagai panduan bersama, baik bagi pemerintah, kreator konten, maupun masyarakat luas, agar praktik advokasi digital tidak justru melanggengkan stigma terhadap disabilitas,” ujar Mira dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Mira yang merupakan penyandang disabilitas sensorik netra itu menegaskan, upaya membangun ruang digital inklusif tidak cukup hanya melalui kampanye. Menurutnya, diperlukan kebijakan konkret, termasuk memastikan seluruh informasi publik yang diproduksi pemerintah dapat diakses oleh seluruh ragam disabilitas.

Sementara itu, Kasubag Umum dan Kepegawaian Kominfo Jawa Timur, Ratna Moerdianto menyambut positif audiensi tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak perspektif baru dari pengalaman para penyandang disabilitas dalam mengakses layanan digital.

Ratna juga menegaskan Kominfo Jatim berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan terkait pelanggaran di ruang digital, termasuk yang berdampak pada kelompok disabilitas.

“Kami memastikan setiap pelaporan yang berkaitan dengan pelanggaran digital akan ditangani dan diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegas Ratna.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp 1 Triliun Saat Pimpin Misi Dagang Jatim-Riau

Audiensi tersebut turut dihadiri anggota LDC bersama sejumlah kreator konten disabilitas dari berbagai ragam disabilitas. Di antaranya, Ayu Citra Jalasveva sebagai kreator konten disabilitas sensorik netra, Fadilah Akbar sebagai kreator konten tuli, serta Khusnul Yakin yang merupakan kreator konten sekaligus atlet sepak bola amputasi Kota Surabaya.

Dalam kesempatan itu, para kreator membagikan pengalaman mereka menghadapi berbagai hambatan akses informasi di ruang digital. Mereka menyoroti masih banyaknya konten tanpa deskripsi audio, minim penggunaan subtitle, hingga belum optimalnya penerapan standar aksesibilitas pada layanan informasi pemerintah.

“Melalui audiensi tersebut, LDC berharap Kominfo Jawa Timur dapat berperan lebih aktif dalam mendorong penerapan standar aksesibilitas digital di seluruh layanan informasi publik. Langkah itu dinilai penting untuk mewujudkan ruang digital yang inklusif, adil, dan bebas dari diskriminasi terhadap penyandang disabilitas,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS
Koordinator Koalisi Disabilitas Jatim: KDD dan Anggaran Inklusif Jadi Kunci Implementasi Raperda
LDC Soroti Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas saat Sensus, BPS Surabaya Dinilai Diskriminatif
Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim
Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja
FPKS DPRD Jatim Dorong Raperda Disabilitas, Tekankan Hak Asasi dan Kesetaraan Akses
Dari Keterbatasan ke Prestasi, Elpanta Tarigan Raih Beasiswa S2 di Wisuda UNESA ke-119
Koalisi Disabilitas Jatim Raih Penghargaan, Ungkap Lonjakan Kekerasan Seksual Perempuan Disabilitas

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:26 WIB

LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:17 WIB

Koordinator Koalisi Disabilitas Jatim: KDD dan Anggaran Inklusif Jadi Kunci Implementasi Raperda

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:04 WIB

LDC Soroti Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas saat Sensus, BPS Surabaya Dinilai Diskriminatif

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:23 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin usai menghadiri pembukaan Pameran UMKM PKK, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Pencanangan Rekor MURI Gerakan Minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) Serentak bagi ibu hamil dari 24 kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar. (Dok. Adpim For Digitaljatim)

Pemerintahan & Kebijakan

Buka Rangkaian HKG PKK ke-54, Arumi Bachsin Ajak Ibu Hamil Rutin Minum Tablet MMS

Sabtu, 11 Jul 2026 - 03:06 WIB