Ketua DPRD Jatim Dorong Perda Disabilitas Segera Disahkan, Soroti Akses Pendidikan hingga Lapangan Kerja

Editor Yoyok

- Author

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf. (Foto: Istimewa)

Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur, M. Musyafak Rouf mendukung percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelayanan dan Perlindungan Penyandang Disabilitas. Regulasi tersebut merupakan inisiatif Komisi E DPRD Jatim yang dinilai penting untuk menjamin kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas di Jawa Timur.

“Raperda tentang pelayanan dan perlindungan bagi penyandang disabilitas ini merupakan salah satu inisiatif oleh Komisi E DPRD Jawa Timur. Karena itu, kami dorong agar segera dibahas dan disahkan. Semua orang lahir di dunia ini tidak bisa memilih kondisi dirinya,” ujar Musyafak saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Jatim, Rabu (13/5/2026) malam.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, para penyandang disabilitas berhak memperoleh kesempatan yang sama seperti masyarakat pada umumnya, baik dalam bidang pendidikan, pekerjaan, maupun akses pelayanan publik.

“Mereka mungkin memiliki keterbatasan fisik, tetapi tetap harus mendapatkan hak yang sama, mulai dari pendidikan, kesempatan kerja, hingga akses pelayanan publik. Intinya adalah penyamaan posisi dan kesempatan,” kata Musyafak.

Menurut Musyafak, kehadiran perda tersebut bukan semata-mata soal pemberian bantuan sosial atau materi, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan akses yang setara dan inklusif bagi penyandang disabilitas.

“Bukan sekadar bantuan materi, tetapi bagaimana mereka bisa bekerja, mendapatkan pendidikan yang layak, serta fasilitas publik yang ramah disabilitas. Kantor-kantor dan fasilitas umum juga harus menyiapkan akses yang memadai bagi penyandang disabilitas. Itu yang nantinya diatur dalam perda tersebut,” tegasnya.

Musyafak menambahkan, revisi perda tersebut juga diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Menurutnya, penyandang disabilitas bukan objek belas kasihan, melainkan warga negara yang memiliki hak setara.

“Ini bukan lagi soal belas kasihan, tetapi bagaimana mereka mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara. Ketika perda ini disahkan, nanti akan ada sosialisasi, pendampingan, hingga pengaturan pembangunan fasilitas publik agar seluruh bangunan menyediakan akses bagi penyandang disabilitas,” pungkasnya.

BACA JUGA  Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Abdul Majid Terima Lencana Jer Basuki Mawa Beya, Perjuangkan Hak Difabel Jatim
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp