35 Penyandang Disabilitas di Surabaya Digenjot Skill Digital Marketing oleh Plan Indonesia dan GADISku

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 17 April 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan retail digital sales marketing bagi penyandang disabilitas di Balai Diklat Industri Surabaya. Kegiatan ini digelar oleh Plan Indonesia bersama Galeri Disabilitas Kinasih dan UPT Dinas Sosial Jawa Timur (GADISku).

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi peserta melalui penguatan keterampilan pemasaran digital.

Project Manager Yayasan Plan International Indonesia, Raharjo Prionggo mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program Standard Chartered Foundation’s Futuremakers Youth Employability Programme (YEP).

“Kegiatan ini berfokus pada peningkatan keterampilan generasi muda, termasuk penyandang disabilitas, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital,” ujar Raharjo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).

Sementara, Direktur GADISku Edy Cahyono menambahkan kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif dan aplikatif. Ia berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam usaha maupun pekerjaan.

“Peserta dibekali pemahaman dasar hingga praktik langsung terkait strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, serta optimalisasi platform penjualan daring,” harapnya.

Edy menyebut program ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi penyandang disabilitas untuk meningkatkan daya saing di sektor ekonomi digital yang terus berkembang.

Ia menuturkan bahwa futuremakers youth employability programme merupakan program dari Standard Chartered Foundation yang dilaksanakan Plan Indonesia berkolaborasi dengan Galeri Disabilitas Kinasih.

“Program tersebut menyasar generasi muda usia 18-29 tahun dengan pembekalan keterampilan kerja yang relevan, khususnya di bidang digital dan sektor industri lainnya. Selain itu, program ini juga mendorong inklusi bagi perempuan dan penyandang disabilitas,” terang dia.

“Melalui pelatihan, pendampingan, dan monitoring berkelanjutan, program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian generasi muda Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi
Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya
Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas
LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS
Koordinator Koalisi Disabilitas Jatim: KDD dan Anggaran Inklusif Jadi Kunci Implementasi Raperda
LDC Soroti Dugaan PHK Sepihak Penyandang Disabilitas saat Sensus, BPS Surabaya Dinilai Diskriminatif
Gubernur Khofifah Resmikan Omah Terapi-KU, Perkuat Rehabilitasi Sosial Inklusif di Jatim
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Senator Lia Istifhama Dorong Regulasi Pemberdayaan Disabilitas, Karya UMKM Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Amman-Berlin Declaration Jadi Momentum RI Perkuat Kebijakan Disabilitas, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 23:32 WIB

Fraksi PKS Jatim Dorong Penguatan Sekolah Inklusi Usai Terima Aspirasi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:26 WIB

LIRA Disability Care Dorong Kominfo Jatim Wujudkan Ruang Digital Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 6 Juli 2026 - 23:07 WIB

Fraksi PKB DPRD Jatim Kawal Perda Disabilitas, Hikmah Bafaqih: Penganggaran Harus Dimulai Sejak KUA-PPAS

Berita Terbaru

WhatsApp