Peringati Hari Buku Nasional dan HUT Perpusnas RI ke-46, Gubernur Khofifah Ajak Warga Jatim Jadikan Membaca sebagai Lifestyle Positif

Editor Yoyok

- Author

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor: Yoyok

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai gaya hidup.

Hal itu Gubernur Khofifah sampaikan dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional (Harbuknas) dan Hari Ulang Tahun ke-46 Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia (Perpusnas RI), Minggu (17/5/2026).

Gubernur Khofifah menegaskan, penguatan budaya literasi merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan membangun peradaban bangsa yang unggul.

“Literasi adalah fondasi utama kemajuan bangsa. Karena itu, budaya membaca harus dibangun sejak dini agar lahir generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter,” tegas Khofifah.

Ia menjelaskan, peringatan Hari Buku Nasional yang ditetapkan setiap 17 Mei tidak terlepas dari sejarah berdirinya Perpustakaan Nasional RI pada tahun 1980. Sejak saat itu, peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya buku dan perpustakaan sebagai jendela dunia.

Menurutnya, peningkatan literasi tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara keluarga, satuan pendidikan, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.

“Penguatan literasi adalah kerja bersama. Harus ada sinergi dari rumah, sekolah, hingga lingkungan sosial agar budaya membaca benar-benar tumbuh,” ujarnya.

Di era digital saat ini, Khofifah juga menekankan pentingnya literasi yang adaptif. Tidak hanya membaca buku fisik, tetapi juga memanfaatkan e-book dan audiobook sebagai bagian dari transformasi literasi modern.

“Literasi hari ini bukan sekadar membaca, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, dan menyaring informasi secara bijak. Ini penting agar masyarakat tidak mudah terpapar hoaks dan disinformasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen meningkatkan indeks literasi masyarakat melalui berbagai program dan inovasi layanan perpustakaan.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Berdasarkan data Perpustakaan Nasional, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Jawa Timur tahun 2025 mencapai 56,29, dengan dimensi kepatuhan sebesar 0,5670 dan dimensi kinerja sebesar 0,5610.

Capaian tersebut didukung oleh pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi dan tenaga pustakawan, peningkatan kunjungan masyarakat, serta keterlibatan aktif komunitas dalam kegiatan literasi.

“Pemprov Jatim terus menggiatkan layanan perpustakaan terpadu hingga ke desa, sekolah, lembaga pemasyarakatan, serta perangkat daerah, termasuk melalui layanan peminjaman buku,” ungkapnya.

Selain itu, berbagai inovasi juga dilakukan untuk mendekatkan literasi kepada masyarakat, seperti Mobil Perpustakaan Keliling (MPK), dongeng keliling (Dollen), Tur Keliling Perpustakaan (Tulip), hingga pengembangan podcast literasi.

“Kami ingin literasi hadir dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, terutama bagi anak-anak, agar mereka mencintai buku sejak dini dan tidak hanya bergantung pada gawai,” tambahnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya pembinaan literasi berbasis komunitas melalui desa dan kelurahan, serta berbagai lomba dan kegiatan kreatif yang mampu membangkitkan minat baca masyarakat.

Melalui momentum Hari Buku Nasional 2026, ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali mendekatkan diri dengan buku sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi.

“Mari kita sisihkan waktu setiap hari untuk membaca. Karena dengan membaca, kita bisa menjelajahi dunia tanpa harus ke mana-mana,” ajaknya.

Ia berharap, dengan semakin kuatnya budaya literasi, Indonesia khususnya Jawa Timur dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

WhatsApp