Batam – Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menggelar pelatihan pemanfaatan platform digital Wayground sebagai alat evaluasi pembelajaran bagi guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi Kota Batam.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Batam pada 21–23 September 2026 di Tower A Politeknik Negeri Batam.
Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan evaluasi pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Ketua tim PKM Unesa Muhammad Miftah Farid mengatakan pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan Wayground sebagai alternatif platform digital yang dapat mendukung penyusunan aktivitas evaluasi pembelajaran.
“Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu guru menciptakan proses evaluasi yang lebih variatif dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/10/2026).
Menurut Miftah, kolaborasi dengan Politeknik Negeri Batam merupakan wujud sinergi antarperguruan tinggi dalam berbagi pengetahuan, keahlian, dan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan kompetensi guru akuntansi.
“Kolaborasi dengan Politeknik Negeri Batam menjadi wujud sinergi antarperguruan tinggi dalam berbagi pengetahuan, keahlian, dan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan kompetensi guru akuntansi,” kata dosen Akuntansi Unesa tersebut.
Ia menjelaskan, pemanfaatan Wayground diharapkan dapat mengubah evaluasi pembelajaran menjadi bagian dari pengalaman belajar yang lebih menarik. Evaluasi tidak hanya berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil belajar, tetapi juga mendorong partisipasi, interaksi, dan keterlibatan aktif peserta didik.
“Inovasi evaluasi berbasis digital ini membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan praktik pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini,” jelasnya.
Miftah menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan *Sustainable Development Goals* (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya tujuan keempat (SDGs 4), yakni Pendidikan Berkualitas (*Quality Education*).
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu langkah untuk mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital merupakan salah satu upaya untuk mendukung peningkatan kualitas proses pembelajaran,” ungkapnya.
Ia berharap penguatan keterampilan pendidik dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dapat mendorong terciptanya evaluasi pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Selain mendukung SDGs 4, kegiatan tersebut juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs 17, yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (*Partnerships for the Goals*).
Miftah menuturkan, kerja sama antara Unesa dan Politeknik Negeri Batam menunjukkan pentingnya kemitraan antarperguruan tinggi dalam mengoptimalkan kontribusi akademik kepada masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, sumber daya, pengalaman, dan keahlian yang dimiliki masing-masing institusi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kapasitas pendidik,” tuturnya.
Kemitraan tersebut, lanjutnya, juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam mendorong inovasi pembelajaran yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan PKM ini, Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi FEB Unesa bersama Politeknik Negeri Batam menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pemberdayaan guru dan pemanfaatan teknologi digital.
“Pelatihan Wayground diharapkan menjadi langkah awal bagi guru MGMP Akuntansi Kota Batam untuk terus mengembangkan evaluasi pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” tegas Miftah.
Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas pendidik dapat terus diperkuat sehingga inovasi pembelajaran digital memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga merupakan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Adapun tim dosen dan anggota yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari Program Studi S1 Pendidikan Akuntansi FEB Unesa, yakni Dr. Muhammad Miftah Farid, S.Pd., M.Pd.; Dr. Suci Rohayati, S.Pd., M.Pd.; Dr. Luqman Hakim, M.S.A.; Vivi Pratiwi, S.Pd., M.Pd.; Amirul Arif, S.Pd., M.Ak.; Irwan Adimas Ganda Saputra, S.Pd., M.A.; Novita Aprilia, S.Pd., M.Pd.; Hendra Gunawan, S.E., M.Sc.; Febrina Wulandari, S.Tr.Akun., M.Acc.; Muhammad Ramadhan Slamet, S.E., M.Acc.; Salsabila Nur Faidah; dan Nadhirra Shaffa Aprilia Faaitha.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat