Mahfud MD Dalam Haul Kiai Agung Rabah ke-526, Bagaimana Ucapan Dan Pesannya?

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Jakarta – Mantan Calon Wakil Presiden RI Mahfud MD menyampaikan ucapan dan pesan dalam Haul ke-526 Kiai Agung Rabah Pamekasan dan Hari Lahir (Harlah) Pondok Pesantren Syaikh Abdurrahman Rabah, Sumedangan, Pademawu, Pamekasan.

“Assalamualaikum Wr Wb, Saya Mohammad Mahfud MD, Putera Madura, mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Haul Kiai Agung Rabah ke-526 dan Harlah Pondok Pesantren Syaikh Abdurrahman Rabah. Semoga nilai-nilai perjuangan Syaikh Abdurrahman Rabah dan perjuangan Pondok Pesantren Rabah senantiasa dipelihara oleh keluarga dan keturunannya, sehingga nilai-nilai tersebut berkontribusi positif dalam kemajuan masyarakat Indonesia, dan mendorong peran serta Madura untuk menyongsong peradaban Indonesia yang lebih maju. Wassalamualaikum Wr Wb”, ucapnya di Studio Terus Terang dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/6/2026).

Kiai Agung Rabah adalah salah satu Waliyullah Madura yang secara genealogis merupakan keturunan Sunan Kudus dari jalur Kiai Mandaraga dan Kiai Bukabu Sumenep.

Menurut pegiat Persatuan Bani Bhuju’ (PBB) Firman Syah Ali, Kiai Agung Rabah tidak punya putera, tapi warisan spiritual, intelektual dan perjuangannya diteruskan oleh keponakan kandungnya.

“Kiai Agung Rabah tidak mempunyai putera, tapi nilai spiritual, intelektual dan dakwahnya diwariskan kepada keponakan kandungnya, Kiai Adil. Kiai Adil ini kemudian dijuluki sebagai Bhuju’ Rabah II, sebagai penerus Kiai Agung Rabah. Keturunan Kiai Adil inilah yang kemudian oleh masyarakat disebut sebagai Potoh Rabah,” ucap Pengurus Pusat Majelis Alumni IPNU.

Menurutnya, Kiai Adil adalah putera dari saudara kandung Kiai Agung Rabah yang bernama Dewi Asri.

“Kiai Adil alias Bhuju’ Rabah II adalah putera dari saudara kandung Kiai Agung Rabah yang bernama Dewi Asri. Dewi Asri menikah dengan salah satu keluarga dekatnya yang bernama Kiai Abdul Qidam. Dalam tradisi Bani Walisongo, sangat tidak mungkin seorang Kyai/Nyai menikah dengan keluarga jauh, mereka istiqomah melakukan Endogami, yaitu praktik pernikahan dengan saudara dekat,” imbuh Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP).

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Menurutnya, pernikahan antara Dewi Asri dengan Kiai Abdul Qidam Arsojih, oleh Allah diijinkan menurunkan Raja-raja, tokoh negarawan dan Ulama besar.

“Alhamdulillah, buah pernikahan Dewi Asri dengan Kiai Abdul Qidam Arsojih, oleh Allah dijinkan menurunkan raja-raja, negarawan dan ulama besar. Diantara keturunanya adalah Bindere Saot, pembuka dinasti terakhir Kerajaan Sumenep, KH As’ad Syamsul Arifin, Pahlawan Nasional RI, serta Mahfud MD, Mantan Calon Wakil Presiden RI,” kata Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).

Karena para Raja dan Kiai dahulu berendogami, maka keturunan Kiai Abdul Qidam banyak yang juga sekaligus merupakan keturunan ulama/raja lainnya.

“Karena para Raja dan Kiai dulu berendogami, maka garis genealoginya bercabang kemana-mana, artinya keturunan Kiai Abdul Qidam bisa juga sekaligus merupakan keturunan dari raja-raja dan kiai lainnya. Contoh, Prof Mahfud MD. Prof Mahfud MD selain merupakan Keturunan Kiai Abdul Qidam, juga merupakan Keturunan Bhuju’ Agung Toronan, Bhuju’ Macan Alas, Bhuju’ Azhar Seda Bulangan, Raja-raja Mataram, Sunan Cendana, Pangeran Katandur dan banyak lagi lainnya. Catatan lengkap ada di para munsib otoritatif seperti NAAT, Raden Abdul Hamid Suryodirjo Palalang, Raden Sufandi Carek Samaator dan lain-lainnya,” imbuh Aktivis ’98.

Melanjutkan pesan Mahfud MD, Ia meminta Potoh Rabah mewarisi api, bukan abu.

“Menyimak pesan Prof Mahfud MD itu, kita para potoh Rabah hendaknya mewarisi api dari nilai dan perjuangan Kiai Agung Rabah, bukan mewarisi abu. Jangan hanya warisi nasabnya, tapi warisi tirakatnya, warisi dakwahnya,” pungkas Ketua Umum Solidaritas Masyarakat Membangun Pamekasan Sejahtera (Sorban Mera).

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Sumber Berita: digitaljatim.com

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp