Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pacitan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 (HSN) dan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Bakti sosial yang dikoordinasikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tersebut menyasar anak-anak dan masyarakat yang membutuhkan. Khitanan massal ditargetkan melayani 100 anak dengan dukungan 15 tim tenaga kesehatan dari tujuh rumah sakit UOBK milik Pemprov Jatim.

Sementara itu, layanan cek kesehatan gratis menargetkan 200 orang. Pemeriksaan ini didukung tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan, Puskesmas Kabupaten Pacitan, serta RS Pura Raharja Surabaya.

Khofifah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat sekaligus upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Semangat Hari Santri tahun ini, ‘Santri Sehat, Indonesia Kuat’, mengingatkan kita bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa,” kata Khofifah dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, anak-anak yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi secara optimal. Karena itu, peringatan Hari Santri perlu diisi dengan kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Anak-anak yang sehat memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya secara optimal,” ujarnya.

Dalam kegiatan CKG, masyarakat mendapatkan sejumlah layanan, mulai dari skrining kesehatan, pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, tekanan darah, dan gula darah, hingga pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) serta konsultasi dokter.

Khofifah mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatan. Pemeriksaan secara berkala dinilai penting untuk mendeteksi potensi masalah kesehatan lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

BACA JUGA  DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

“Pemeriksaan kesehatan jangan hanya dilakukan ketika kita sakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita bisa mengambil langkah pencegahan dan penanganan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Selain layanan kesehatan, peserta khitanan massal juga menerima bingkisan berupa kipas angin, paket sembako, tas ransel, goodie bag, serta santunan atau uang saku. Panitia turut menyediakan konsumsi dan makanan ringan bagi peserta.

Khofifah berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan keluarga sekaligus mendukung aktivitas belajar anak-anak.

“Kami berharap program ini bisa memberikan manfaat bagi anak-anak dan keluarga mereka. Semoga perlengkapan sekolah yang diberikan dapat mendukung semangat belajar anak-anak, sementara bantuan lainnya membantu meringankan kebutuhan keluarga,” tuturnya.

Khofifah menambahkan, bakti sosial kesehatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang mengusung tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup diukur dari kemajuan ekonomi dan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan akses terhadap pelayanan dasar juga menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan.

Karena itu, Pemprov Jatim terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, tenaga kesehatan, dan berbagai unsur masyarakat agar pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau, khususnya oleh kelompok yang membutuhkan.

“Pembangunan yang berkelanjutan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya melalui pelayanan kesehatan yang semakin mudah diakses, sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ungkap Khofifah.

Pemprov Jatim berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap kesehatan, kemanusiaan, dan kesejahteraan masyarakat.

Khofifah berharap anak-anak di Jawa Timur dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan Indonesia.

BACA JUGA  Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan

“Harapan kita, anak-anak Jawa Timur tumbuh menjadi generasi yang sehat, berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki masa depan yang baik. Semangat Hari Santri mengajarkan kita bahwa membangun bangsa harus dimulai dengan menyiapkan generasi penerusnya,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan
DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum
DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan
Pokir DPRD Sidoarjo Disorot, Pemkab Ingatkan Usulan Harus Sesuai Prioritas Pembangunan
Ketua DPRD Sidoarjo Desak Satgas MBG Aktif Awasi SPPG, Soroti Standar Gizi dan Perizinan
Wagub Emil Bertemu Dubes Austria, Kerja Sama Ekonomi hingga Budaya Jadi Sorotan
Wagub Emil Pastikan Distribusi BBM di Jatim Lancar, Pasokan SPBU Terjaga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Sidoarjo Dorong Raperda Fasilitasi Pesantren, Perkuat Pemberdayaan dan Kepastian Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:30 WIB

DPRD Sidoarjo Siapkan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Perkuat Pengelolaan Zakat untuk Kesejahteraan

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp