Surabaya – MA Alif Laam Miim Surabaya menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) II untuk membekali siswa kelas X dan XI dengan keterampilan kepemimpinan serta manajemen organisasi. Kegiatan yang berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 ini dipusatkan di Ballroom Al-Rohmah Lantai 2, Kawasan Pesantren Alif Laam Miim Surabaya.
Mengusung tema Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Visioner, Manajemen Organisasi yang Profesional, serta Komunikasi yang Efektif Demi Mewujudkan Organisasi yang Solid dan Aktif, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan regenerasi kepengurusan organisasi siswa yang kompeten dan bertanggung jawab.
Pada hari pertama, Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya, Achnaf Al-Ashbahani FR, memaparkan pentingnya empat karakter dasar kepemimpinan profetik, yakni shiddiq (integritas), amanah (dapat dipercaya), tabligh (komunikatif), dan fathanah (cerdas).
“Keempat karakter tersebut menjadi landasan bagi seorang pemimpin dalam menjalankan tanggung jawab dan membangun kepercayaan di lingkungan organisasi,” ujarnya.
Achnaf juga menjelaskan sejumlah gaya kepemimpinan yang dapat diterapkan, mulai dari kreatif, demokratis, dan delegatif hingga servant leadership atau kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan.
Materi berikutnya disampaikan Ketua PC IPPNU Kota Surabaya, Adellia Syarifah M. P. Ia membahas keterampilan dasar berorganisasi, termasuk keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan mendengarkan secara aktif (active listening), serta keterampilan berdiskusi untuk membangun kesepahaman antaranggota.
Memasuki hari kedua, Ketua PC PMII Kota Surabaya, Raisatul Muttaqin A, membawakan materi manajemen organisasi. Ia menekankan empat aspek penting dalam pengelolaan kegiatan, yaitu perencanaan yang matang, pembagian tugas dan struktur kerja yang jelas, pelaksanaan yang optimal, serta pengawasan dan evaluasi secara berkala.
Peserta kemudian mendapatkan pembekalan administrasi organisasi dari Ketua OSIM MA Alif Laam Miim Surabaya, Davi Raga Bayu Tama. Materi ini berfokus pada tata kelola surat-menyurat dan pengarsipan sebagai bagian penting dalam menjaga ketertiban administrasi organisasi di lingkungan madrasah.
Rangkaian pelatihan ditutup dengan pembekalan teknis penyusunan proposal kegiatan. Dalam sesi ini, peserta mempelajari sistematika proposal yang baik dan profesional sebagai bekal merancang program kerja organisasi.
Melalui PKD II, OSIM MA Alif Laam Miim Surabaya berharap peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan organisasi sehari-hari. Pembekalan ini diharapkan dapat melahirkan calon pengurus yang visioner, profesional, dan mampu membangun organisasi siswa yang lebih aktif serta solid.
Penulis : Syaiful Hidayat
Editor : Syaiful Hidayat