Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi sang istri tercinta menjadi narasumber dalam The Future Fest LPDP di Westin Ballroom & Convention Hall Surabaya.  (dok. Humas Pemprov)

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi sang istri tercinta menjadi narasumber dalam The Future Fest LPDP di Westin Ballroom & Convention Hall Surabaya. (dok. Humas Pemprov)

Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong perluasan akses informasi dan peluang beasiswa bagi generasi muda di Jawa Timur. Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting agar anak muda bisa melanjutkan pendidikan sesuai potensi dan cita-citanya.

Emil mengatakan akses pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan finansial. Ketersediaan informasi yang akurat, mudah dipahami, dan mudah dijangkau juga menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan pendidikan.

Hal itu disampaikan Emil saat menjadi narasumber dalam The Future Fest LPDP bersama Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin di Westin Ballroom & Convention Hall Surabaya, Minggu (4/10/2026).

“Beasiswa bukan sekadar bantuan pembiayaan pendidikan, melainkan instrumen investasi sumber daya manusia. Karena itu, akses terhadap informasi beasiswa harus dibuat sedekat mungkin dengan anak-anak muda agar mereka memahami pilihan yang tersedia, menyiapkan diri sejak awal dan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menempuh pendidikan sesuai potensinya,” kata Emil dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

The Future Fest LPDP menghadirkan berbagai informasi mengenai peluang pendidikan dan pengembangan diri bagi generasi muda. Salah satunya melalui booth beasiswa pendanaan pemerintah, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Melalui booth tersebut, calon penerima beasiswa dapat berkonsultasi langsung mengenai pilihan program studi, persyaratan, hingga tahapan pendaftaran.

Emil menilai fasilitas konsultasi tersebut dapat membantu calon pendaftar memahami peluang beasiswa sekaligus mempersiapkan diri sejak awal. Menurutnya, informasi yang jelas dapat mendorong lebih banyak anak muda merencanakan pendidikan lanjutan.

“Ketika pilihan program studi itu selaras dengan kebutuhan zaman dan potensi diri, maka investasi pendidikan yang dilakukan akan memberikan dampak yang jauh lebih besar,” ujarnya.

Emil juga menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan untuk menghadapi perubahan dunia. Pendidikan tinggi, peningkatan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda.

“Kita ingin anak-anak muda Jawa Timur tidak hanya menjadi penonton dari perubahan, tetapi menjadi bagian dari orang-orang yang menciptakan perubahan. Untuk itu, mereka membutuhkan pendidikan yang berkualitas, kompetensi yang relevan dan akses terhadap kesempatan yang setara,” tuturnya.

Dia mengingatkan calon penerima beasiswa agar tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen pendaftaran. Mereka juga perlu memetakan minat, kompetensi, serta bidang yang ingin ditekuni.

“Bukan hanya dokumen pendaftaran. Mereka harus memetakan minat, kompetensi dan bidang yang ingin ditekuni,” kata Emil.

Menurut Emil, pemerintah memiliki peran dalam membuka akses dan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kapasitas. Namun, kesempatan tersebut perlu diikuti dengan persiapan dan kerja keras dari para penerima manfaat.

“Pemerintah hadir untuk membuka pintu kesempatan tersebut, sementara generasi muda harus mengambil kesempatan itu dengan persiapan dan kerja keras,” ungkapnya.

Emil berharap The Future Fest dapat menjadi ruang yang mempertemukan generasi muda dengan berbagai peluang pendidikan dan pengembangan diri secara langsung.

“Kita ingin ekosistem pendidikan kita tidak berhenti pada sekolah dan kampus, tetapi terhubung dengan berbagai peluang yang bisa membawa anak-anak muda menuju masa depan yang mereka cita-citakan,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GubernurKhofifah Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An Nur 2 Malang Bersama Santri Pramuka
UNESA, UNY dan UM Perkuat Kolaborasi Riset lewat FGD Instrumen Penelitian RKLI
Tingkatkan Kompetensi Digital, Unesa-Polibatam Bekali Guru Akuntansi Batam Google Sites
Ansor Jatim Kirim Kader ke Tianjin University, Dorong Diplomasi Pendidikan Indonesia-Tiongkok
ODL Tak Harus ke Luar Kota, Ketua DPRD Sidoarjo Dorong Sekolah Manfaatkan Wisata Lokal
Komisi D DPRD Sidoarjo Soroti Kendala PBG pada Izin Operasional PKBM dan Sekolah Swasta
Hadiri Wisuda Poltekesos 2026, Sekdaprov Adhy Ajak Lulusan Berkarya dan Mengabdi
AI Masuk Kelas SLB Bangkalan, Guru Dilatih Buat Media Pembelajaran Interaktif
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Wagub Emil: Beasiswa Harus Jadi Jalan Anak Muda Jatim Tembus Pendidikan Berkualitas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:42 WIB

GubernurKhofifah Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An Nur 2 Malang Bersama Santri Pramuka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:22 WIB

UNESA, UNY dan UM Perkuat Kolaborasi Riset lewat FGD Instrumen Penelitian RKLI

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Tingkatkan Kompetensi Digital, Unesa-Polibatam Bekali Guru Akuntansi Batam Google Sites

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Ansor Jatim Kirim Kader ke Tianjin University, Dorong Diplomasi Pendidikan Indonesia-Tiongkok

Berita Terbaru

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah dan BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:42 WIB

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut Hari Jadi Jatim ke-81, Gubernur Khofifah Hadirkan Servis Gratis 8.100 Motor

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:11 WIB

WhatsApp