Dari Makassar, Senator Lia Istifhama Gaungkan DPD RI Jadi Katalisator Daerah

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Kamis, 24 September 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI menggelar kunjungan kerja dan pertemuan dengan DPRD Sulawesi Selatan di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, Makassar. (Dok. Istimewa)

Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI menggelar kunjungan kerja dan pertemuan dengan DPRD Sulawesi Selatan di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, Makassar. (Dok. Istimewa)

Makassar – Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI menggelar kunjungan kerja dan pertemuan dengan DPRD Sulawesi Selatan di Kantor Perwakilan DPD RI Sulsel, Makassar, Rabu (23/9/2026). Pertemuan membahas penguatan koordinasi dalam menerima dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, mengatakan DPD RI memiliki posisi strategis sebagai penghubung kepentingan daerah dengan pemerintah pusat. Menurutnya, peran senator tidak hanya menghimpun aspirasi, tetapi juga mendorong penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah.

“DPD RI adalah utusan dari daerah. Kita harus menyuarakan keberadaan kita sebagai katalisator,” kata Lia dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Lia menjelaskan peran tersebut dapat dilakukan dengan mengangkat potensi dan capaian daerah agar mendapat perhatian pemerintah pusat. Di sisi lain, DPD RI juga perlu menyuarakan berbagai persoalan serta kebijakan nasional yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan daerah.

Dia menilai sinergi antara DPD RI dan DPRD penting karena tidak seluruh aspirasi masyarakat dapat diselesaikan di tingkat provinsi. Sejumlah persoalan berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat sehingga membutuhkan jalur komunikasi melalui DPD RI.

Gagasan DPD sebagai katalisator daerah, lanjut Lia, telah disampaikannya sejak sebelum terpilih sebagai anggota DPD RI pada Pemilu 2024. Saat itu, dia menyebut senator perlu menjadi penguat program pemerintah daerah melalui sinergi dengan pemerintah provinsi.

Lia kembali menyampaikan gagasan tersebut pada Agustus 2026. Dia menilai DPD RI perlu mengambil posisi strategis sebagai penghubung kepentingan daerah dengan agenda nasional agar aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai data atau dokumen, tetapi dapat diteruskan ke ruang pengambilan kebijakan.

Meski demikian, Lia menekankan penyampaian aspirasi dan kritik terhadap kebijakan pemerintah harus dilakukan secara konstruktif. Menurutnya, kritik semestinya menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

“Karena kritikan itu tidak boleh menjadi alat untuk merusak persatuan, tetapi bagaimana kritik itu justru menjadi bagian untuk menguatkan persatuan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan daerah turut dibahas. Anggota DPRD Sulsel Yeni Rahman menyoroti penetapan data desil dan persoalan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo juga menyoroti pentingnya pembaruan data sosial ekonomi agar kebijakan pemerintah dapat lebih sesuai dengan kondisi masyarakat terkini.

Pertemuan PURT DPD RI dan DPRD Sulsel menghasilkan komitmen untuk memperkuat sinergi serta mekanisme pengelolaan aspirasi masyarakat. Aspirasi yang berada di luar kewenangan DPRD diharapkan dapat diteruskan dan dikawal melalui jalur yang sesuai.

Lia mengatakan penguatan peran daerah juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, petani, nelayan, pedagang, pengrajin, perempuan, hingga generasi muda yang mengembangkan usaha di daerah merupakan bagian penting dari kekuatan ekonomi masyarakat.

“Ketika daerah maju, ekonomi rakyat kuat, dan masyarakat merasakan keadilan, maka persatuan Indonesia juga akan semakin kokoh,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp