BGN Targetkan 72,4 Juta Penerima MBG pada 2027, Anggaran Rp373,3 Miliar Disiapkan

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful Hidayat

- Author

Jumat, 4 September 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta. (Dok. Istimewa)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta. (Dok. Istimewa)

Jakarta  – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp373,3 miliar untuk memperkuat aspek teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027. Anggaran tersebut dialokasikan untuk kegiatan non-MBG dalam Program Pemenuhan Gizi Nasional. Di antaranya standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), peningkatan kapasitas petugas penjamah makanan, penguatan rantai pasok, serta pemantauan mutu dan keamanan pangan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, dukungan anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pemenuhan gizi nasional yang lebih kuat. Menurut dia, pelaksanaan MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat.

Hal itu disampaikan Sudaryono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Kamis (3/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, dia memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran BGN Tahun 2027.

“BGN membangun bukan hanya program pemberian makanan, tetapi ekosistem pemenuhan gizi nasional,” ujar Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar, dikutip dari laman resmi BGN, Jumat (4/9/2026).

Dia menjelaskan, anggaran BGN juga mencakup sejumlah komponen pendukung penyelenggaraan program. Mulai sistem informasi, promosi dan edukasi, kerja sama dan kemitraan, pemberdayaan masyarakat, pemantauan dan pengawasan, hingga penguatan tata kelola.

Pada 2027, BGN menargetkan Program MBG menjangkau 72.464.886 penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri atas 60.599.777 peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan.

Selain itu, terdapat 11.865.109 penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Besarnya cakupan penerima manfaat membuat penguatan standar operasional menjadi salah satu perhatian BGN. Standardisasi dapur SPPG dan peningkatan kompetensi petugas penjamah makanan dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan di berbagai wilayah.

Penguatan rantai pasok juga menjadi bagian dari dukungan teknis tersebut. Termasuk pemantauan mutu dan keamanan pangan untuk memastikan penyelenggaraan MBG berjalan semakin terukur.

BACA JUGA  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Mas Dar menegaskan, penyusunan anggaran 2027 diarahkan untuk menjaga keberlanjutan sekaligus mengoptimalkan layanan pemenuhan gizi nasional.

“Dengan kata lain, BGN membangun bukan hanya program pemberian makanan, tetapi ekosistem pemenuhan gizi nasional,” pungkasnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful Hidayat

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim
Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan
Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri
Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal
Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB
Senator Lia Istifhama Apresiasi Menko Zulhas, 26 Ribu Gerai KDKMP Siap Beroperasi Bulan Ini
Temui Presiden Prabowo, Presiden FIFA Apresiasi Sukses Indonesia Gelar FIFA ASEAN Cup 2026
Menko Cak Imin Ganti Alphard dengan Maung Garuda Buatan Pindad
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Temui Kementerian ESDM, Bahas Kepastian Pasokan BBM di Jatim

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Wagub Emil Dorong Ekonomi Syariah Jatim, Tekankan Pentingnya Ekosistem Berkelanjutan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Wagub Emil Tekankan Peran Pemerintah Jembatani Pekerja dan Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 02:16 WIB

Ning Lia Dukung Transmigrasi Berbasis Usulan Daerah untuk Perkuat Ekonomi Komunal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Survei KPK Sebut 50% Mahasiswa Masih Nyontek, Ini Respons Gus Hilman PKB

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan. (Dok. Syaiful)

Pemerintahan dan Kebijakan

Pansus IV DPRD Sidoarjo Bahas Raperda Tibumtranmas, Koordinasi Antar-OPD Jadi Sorotan

Kamis, 22 Okt 2026 - 23:53 WIB

WhatsApp