Gubernur Khofifah dan Menteri PPPA Panen Ikan Nila hingga Sawi Samhong di Pameran SIKAP Jombang

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Syaiful

- Author

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meninjau pelaksanaan program SIKAP di SMA Negeri 2 Jombang. (Dok. Humas Pemprov)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meninjau pelaksanaan program SIKAP di SMA Negeri 2 Jombang. (Dok. Humas Pemprov)

Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meninjau pelaksanaan program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) di Kabupaten Jombang.

Keduanya melihat langsung beragam hasil budidaya siswa SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Jombang yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Jombang, Jumat (28/8).

Beragam komoditas dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Mulai jambu, melon, pisang, belimbing, pepaya, jeruk, cabai, sawi hidroponik, hingga terong ungu dan putih.

Hasil budidaya tersebut menjadi bukti pemanfaatan lahan sekolah secara produktif. Tak hanya menghasilkan komoditas pangan, kegiatan itu sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengenal proses produksi hingga kewirausahaan.

Dalam kunjungannya, Khofifah bersama Arifah Fauzi juga menanam bibit jeruk madu di lingkungan SMA Negeri 2 Jombang. Penanaman tersebut menjadi bagian dari pengembangan program SIKAP di lingkungan sekolah.

Khofifah mengatakan, SIKAP merupakan program inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Timur yang kini memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Program tersebut dirancang untuk mendorong pemanfaatan lahan sekolah secara produktif dan berkelanjutan.

“Ini tahun ketiga program SIKAP. Ini program inisiatif Dinas Pendidikan Jawa Timur yang dibangun berbasis pemanfaatan lahan sekolah secara produktif dan berkelanjutan,” kata Khofifah.

Menurut dia, ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Setiap ruang yang tersedia di lingkungan institusi, termasuk sekolah dan rumah, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan.

“Sesungguhnya kita tidak bisa mengandalkan luasan lahan, berapa hektare lahan. Di setiap area yang ada di sekeliling institusi, rumah bahkan sekolah, sangat memungkinkan menyiapkan format ketahanan pangan,” ujarnya.

Karena itu, Khofifah mendorong program inovasi pangan tersebut dikembangkan di seluruh sekolah di Jawa Timur. Lingkungan pendidikan dinilai menjadi ruang strategis untuk mengenalkan sekaligus mempraktikkan konsep ketahanan pangan kepada generasi muda.

BACA JUGA  Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Hal itu terlihat dari sejumlah komoditas yang berhasil dibudidayakan siswa. Di antaranya ikan nila dan sayuran pakcoy. Ada pula sawi samhong yang telah berusia 31 hari dan siap dipanen.

“Kami ingin program inovasi ini bisa diimplementasikan di seluruh sekolah di Jawa Timur. Tadi kami juga berkesempatan melakukan panen ikan nila yang dibudidayakan sekolah, ada juga panen sawi pakcoy dan sawi samhong,” jelasnya.

Khofifah juga menyoroti kreativitas siswa dalam memanfaatkan media tanam. Sejumlah tanaman dibudidayakan menggunakan polybag, sementara komoditas lainnya dikembangkan melalui sistem hidroponik.

“Sangat memungkinkan untuk kita siapkan bagaimana saling bertanam, menyiapkan format ketahanan pangan. Kita bisa melihat ada terong dengan media tanam polybag, bukan di tanah. Ada macam-macam, ada jeruk, tomat, ada hidroponik,” tuturnya.

Selain meninjau program SIKAP, Khofifah juga melihat hasil prakarya dan kewirausahaan dari seluruh SMA Double Track di Kabupaten Jombang.

Program SIKAP tersebut diintegrasikan dalam pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKWU), khususnya bagi siswa kelas XI. Dengan begitu, siswa tidak hanya mendapatkan teori kewirausahaan di dalam kelas.

Mereka dilibatkan secara langsung dalam seluruh tahapan budidaya. Mulai pembibitan, perawatan, pemanenan, hingga pengemasan dan pelabelan produk.

“Tidak hanya belajar menanam, anak-anak juga belajar mengemas produk hasil budidaya secara menarik dengan label program SIKAP, sebagai bagian dari pembelajaran nilai tambah dan kewirausahaan,” ungkap Khofifah.

Dia berharap program tersebut mampu membentuk kemandirian, kreativitas, keterampilan, sekaligus jiwa kewirausahaan peserta didik sejak di bangku sekolah.

“Harapannya, anak-anak yang terlibat langsung dalam proses produksi dari hulu hingga hilir, tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Syaiful

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi
Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional
Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB
DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas, Puguh DPRD Jatim Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan
Dukung Transformasi Pendidikan, UNESA Latih Guru Akuntansi Manfaatkan Platform Wayground
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Khofifah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Siswa SMA-SMK dan SLB
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Bangun DPRD Sidoarjo Dukung Wacana Siswa Tak Naik Kelas, Tunggu Aturan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dua Hari Pelatihan, MA Alif Laam Miim Surabaya Bentuk Kader Organisasi yang Solid dan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Dewan Pendidikan Sidoarjo Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:00 WIB

DPD RI Ning Lia Kenalkan Filosofi SUPERRR, Dorong Kepemimpinan Mahasiswa UB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPD RI Ning Lia Ajak Ksatria Airlangga Terlibat Politik dengan Gagasan Konstruktif

Berita Terbaru

WhatsApp