Senator Lia Istifhama Optimistis Madura Siap Jadi Pusat Ekonomi Baru Jatim Usai Peresmian Jalan 1.151 Km

Penulis Syaiful Hidayat
Editor Yoyok

- Author

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama.

Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur Lia Istifhama.

Penulis: Syaiful HidayatEditor: Yoyok

Surabaya – Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto melakukan peresmian pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer oleh di Kabupaten Sampang, Selasa (23/6/2026). Kabupaten Sampang sendiri memiliki posisi strategis sebagai simpul konektivitas di Pulau Madura.

Wilayah ini dilalui koridor jalan nasional Bangkalan–Sampang–Pamekasan–Sumenep yang menjadi tulang punggung transportasi, menghubungkan pelabuhan, pusat ekonomi, kawasan pendidikan, hingga sentra distribusi barang.

Dengan peningkatan kualitas jalan daerah, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, biaya distribusi menurun, dan pertumbuhan ekonomi di Madura dapat meningkat secara signifikan.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan daerah, khususnya di wilayah Madura.

Menurut Ning Lia, pembangunan jalan daerah menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah kepulauan seperti Madura yang selama ini menghadapi tantangan konektivitas.

“Pengembangan jalan daerah ini sangat strategis, terutama bagi Madura. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ning Lia, Jumat (26/6/2026).

Keponakan Gubernur Jatim itu menilai, kebijakan ini selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah, khususnya di Madura yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, Madura bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Ini momentum penting yang harus dimanfaatkan,” kata Ning Lia yang juga putri KH Maskur Hasyim tersebut.

Ning Lia Istifhama pun berharap pembangunan infrastruktur tidak berhenti di tahap peresmian, tetapi terus berlanjut hingga menyentuh desa-desa.

“Yang terpenting adalah keberlanjutan. Infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah,” pungkasnya.

BACA JUGA  Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa jalan daerah merupakan urat nadi perekonomian rakyat. Ia menyebut, keberadaan infrastruktur yang memadai akan menekan biaya logistik dan memperlancar distribusi barang dari desa ke pasar.

“Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup dan ada konektivitas antara pusat produksi dan permukiman,” tegas Prabowo.

Ia juga menekankan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Program ini bertujuan memperkuat rantai pasok nasional dengan menghubungkan wilayah produksi ke pasar secara lebih efisien dan berkelanjutan. Seluruh proyek, lanjut Dody, telah selesai 100 persen dengan pengawasan mutu yang ketat.

Di sisi lain, Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun.

“Kualitasnya sudah baik, ini harus dijaga. Semua penggunaan anggaran rakyat harus dilakukanya dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Penulis : Syaiful Hidayat

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan
Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis
Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu
Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama
Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda
Balita Tiga Tahun Dianiaya Ibu dan Pacar, Puguh DPRD Jatim: Perda Perlindungan Anak Harus Ditegakkan
Cegah Insiden Keracunan MBG, Senator Lia Dorong Penguatan Holding Time dan Keterbukaan Informasi
Hearing MBG di DPRD Sidoarjo Tak Dihadiri BGN, Dhamroni Dorong Audit Operasional SPPG
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:45 WIB

Di HUT ke-25 Demokrat, Presiden Prabowo Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Picu Perpecahan

Rabu, 9 September 2026 - 15:39 WIB

Rafi DPRD Sidoarjo Minta Penertiban PKL di Krembung Tetap Humanis

Senin, 7 September 2026 - 22:38 WIB

Adi Prayitno: Presiden Tak Bisa Diturunkan di Tengah Jalan, Masyarakat Tunggu Pemilu

Minggu, 6 September 2026 - 11:44 WIB

Lelang Lukisan Hadratussyekh Hasyim Asy’ari di Muktamar NU Dimenangkan Senator Lia Istifhama

Sabtu, 5 September 2026 - 23:30 WIB

Bro Ryan Ungkap Tidar Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Sekolah Politik Anak Muda

Berita Terbaru

WhatsApp