Senator Lia Istifhama Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Terapkan WFA demi Ketahanan Ekonomi Nasional

Editor Yoyok

- Author

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Anggota DPD RI Lia Istifhama. (Foto: Istimewa)

Editor: Yoyok

Surabaya — Anggota DPD RI Lia Istifhama memberikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang menggelar rapat strategis bersama jajaran menteri ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Menurutnya, langkah pemerintah dalam merumuskan strategi menjaga perekonomian nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin memanas merupakan keputusan tepat dan visioner.

“Kiabijakan efisiensi yang tengah disiapkan pemerintah tidak hanya berdampak pada pengelolaan anggaran, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM),” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menegaskan bahwa semangat kerja tinggi harus tetap dijaga, dimanapun seseorang berada, termasuk dalam skema kerja fleksibel seperti Work From Anywhere (WFA).

“Efisiensi ini bukan berarti menurunkan produktivitas. Justru menjadi momentum untuk membentuk SDM yang tangguh, adaptif, dan tetap memiliki semangat kerja tinggi di tengah tantangan global,” tegas Lia.

Menurutnya, pola kerja fleksibel dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kinerja, selama diimbangi dengan disiplin dan tanggung jawab. Lia juga menyoroti komitmen pemerintah dalam menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap di bawah 3 persen sebagai langkah strategis menjaga stabilitas ekonomi.

“Kami menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai arahan Sidang Kabinet Paripurna. Upaya ini dilakukan melalui efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga,” ujar Lia.

Ia menambahkan, meski detail teknis efisiensi masih dalam tahap pembahasan, arah kebijakan tersebut sudah menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat ketahanan fiskal nasional.

“Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas global,” kata Anggota DPD RI.

Lebih lanjut, Lia mengungkapkan salah satu strategi yang ditempuh adalah meningkatkan produksi batu bara guna menopang penerimaan negara, serta mengkaji kebijakan pajak ekspor komoditas tersebut.

BACA JUGA  Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

“Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dalam negeri dan peluang peningkatan pendapatan negara,” ungkapnya.

Pemerintah, kata dia, mendorong percepatan konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Transformasi ini dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk menekan biaya energi sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Program tersebut rencananya akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai bagian dari upaya efisiensi nasiona,” katanya.

Dalam upaya efisiensi yang lebih luas, pemerintah juga mengkaji penerapan skema Work From Anywhere (WFA) satu hari dalam sepekan.

“Kebijakan ini diyakini mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 20 persen karena berkurangnya mobilitas pekerja. Rencana tersebut tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga didorong untuk diterapkan di pemerintah daerah dan sektor swasta,” tukas Ning Lia.

Lia Istifhama berharap seluruh langkah strategis yang dirancang pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kombinasi kebijakan fiskal yang disiplin, efisiensi energi, serta inovasi pola kerja akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang terus berkembang,” pungkasnya.

Editor : Yoyok

Follow WhatsApp Channel digitaljatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri
Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar
Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja
Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa
Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional
Gerakan Indonesia ASRI, PC TIDAR Sidoarjo Ajak Anak Muda Peduli Lingkungan Hidup
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, DPC Partai Gerindra Sidoarjo Hijaukan Hutan Kota dan Bersihkan Sungai
Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-81 Jatim, Senator Lia Sebut Jatim Bangunan Politik Humanis
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Puguh DPRD Jatim Tekankan Nasionalisme dan Perjuangan Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Raperda Tibumtranmas Linmas Dibahas, Rizza DPRD Sidoarjo Soroti Bullying hingga Gangster Pelajar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Refleksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bangun DPRD Sidoarjo Soroti Daya Beli hingga Lapangan Kerja

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Belajar dari Kasus Tanah Fasum Sidoarjo, Sriatun DPRD Jatim Tekankan Digitalisasi Aset Desa

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:10 WIB

Ning Lia Apresiasi Transformasi Digital Pengadilan Tinggi Surabaya, Layak Jadi Percontohan Nasional

Berita Terbaru

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan khitanan massal dan cek kesehatan gratis (CKG) di Pendopo Kabupaten Pacitan. (Dok. Humas Pemprov)

Pemerintahan dan Kebijakan

Sambut HSN 2026, Khofifah Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Menyentuh Warga Pacitan

Jumat, 23 Okt 2026 - 03:31 WIB

WhatsApp